Butuh Banyak Koalisi, Haris Sebut PAN Partai 'Seksi'

Kamis, 18 Juni 2020 | 19:34:27 WIB

(Nizar/Jambione.com )

JAMBIONE.COM, JAMBI - Setelah calon wakilnya Abdullah Sani, kini giliran Bakal calon Gubernur Jambi, Al Haris menyerahkan formulir pendaftaran ke DPW PAN Provinsi Jambi, Kamis sore (18/6).

 

Bupati Merangin itu, tiba di DPW PAN didampingi tim pemenangan yang sebelumnya juga mendampingi Abdullah Sani saat menyerahkan formulir pendaftaran ke DPW PAN. 

 

Usai menyerahkan berkas pendaftaran, Haris mengakui jika PAN merupakan partai 'seksi' yang menjadi rebutan kandidat di Pilgub Jambi 2020, apalagi melihat sejarah panjang perpolitikan PAN di Jambi.

 

Ia pun menegaskan, jika dalam sebuah pemerintahan dibutuhkan banyak koalisi untuk membangun suatu daerah.

 

"Kita berharap banyak partai mendukung kami, apalagi PAN ini partai yang seksi," kata Al Haris, di hadapan pengurus PAN Jambi, termasuk H Bakri, Ketua DPW PAN Provinsi Jambi.

 

Ditanya soal Kartu Tanda Anggota (KTA) PAN apakah ia sudah menerimanya, karena saat pengambilan formulir beberapa waktu lalu dirinya menyatakan siap menjadi kader PAN. Haris menjawab jika ia belum menerima KTA tersebut. "Ini kan baru melamar," katanya.

 

Al Haris di Pilgub mendatang, hampir dipastikan akan didampingi Abdullah Sani, pasangan ini beberapa hari lalu menghadiri deklarasi PKS yang telah resmi mengusung mereka berdua. 

 

PKS sendiri di DPRD Provinsi Jambi memiliki lima kursi, artinya pasangan ini minimal membutuhkan enam kursi lagi sebagai syarat maju di Pilgub Jambi.

 

Informasi yang beredar, PKB yang memiliki lima kursi dan Partai Berkarya yang memiliki satu kursi juga akan mengusung pasangan Haris-Sani, modal yang cukup bagi keduanya untuk bertarung di kontestasi Pemilihan Gubernur 2020. 

 

Sementara H Bakri mengatakan, dalam penentuan kandidat yang bakal diusung, PAN salah satunya tetap mengacu kepada hasil survei, namun soal lembaga survei yang digunakan itu merupakan domain DPP.

 

"Soal survei itu kewenangan DPP, yang digunakan tentu lembaga yang independen, serta tidak ada pesan-pesanan," kata Bakri.

 

Anggota DPR RI itu mengatakan jika hasil survei nanti akan diberitahukan kepada kandidat, "Terserah kandidat yang mau mengabarkan apa tidak ke publik," kata Bakri.(fey) 





BERITA BERIKUTNYA
loading...