10 Tahun Pacaran Mesra, Giliran Menikah Cuma Bertahan 2 Tahun

Selasa, 23 Juni 2020 | 06:35:12 WIB

()

Lama pacaran bukan jaminan sebuah pernikahan akan langgeng sehidup semati. Semua tergantung siapa yang menjalani dan ujian yang datang. Juga, kapan sifat asli masing-masing muncul.

Ginanjar Elyas Saputra-Wartawan Radar Surabaya


Buktinya Karin, 27, telah berpacaran 10 tahun dengan Donwori, 29, kemudian menikah. Ujung-ujungnya ambyar juga setelah menjalin hubungan rumah tangga selama lima tahun. 

Ambyarnya hubungan Karin dan Donwori bukan karena adanya orang ketiga. Namun, hubungan mereka kandas lantaran tidak tahu sifat asli dari suaminya yang doyan judi. 

Hal itu ketahuan setelah dua tahun menikah. Donwori sering meminta uang ke Karin. Alasan untuk modal cari kerja. Sejumlah uang pun diberikan ke Donwori tanpa curiga. Namanya juga suami istri. Kalau suami sedang tidak punya uang, ya wajiblah bagi istri untuk memberinya.

Tapi, Donwori ini memang menantu mayak. Rai gedek. Tak hanya meminta sejumlah uang kepada istrinya,  mertua pun jadi target pria pengangguran itu. “Kok mertua, teman saya saja kena tipu mengatasnamakan saya. Bilang pinjam uang untuk beli susu anak, ternyata dibuat judi,” kata Karin, melas ditemui di Pengadilan Agama (PA) Klas IA Surabaya, sepekan lalu.

Karin mengaku,  sejak usia pernikahan dua tahun, Donwori mulai berubah. Mulai ada kejanggalan dengan sikap suaminya itu.  Donwori kerap keluar malam hingga pagi menyambut di keesokan harinya. “Mbuh laopo ae nok njobo,” sambung Karin.

Sebagai suami, kerjaanya tidak pernah membuat istri senang. Donwori juga sering mengekang Karin saat akan keluar ke rumah atau sekadar bertemu teman. 

Selama sua tahun itu, rasanya Karin tak sebahagia ketika berpacaran 10 tahun lalu. Ternyata angan-angan yang selama ini ia impikan pupus sudah semenjak sifat asli suaminya terkuak. 

Setelah menginjak di pernikahan yang ke tiga tahun, Karin sempat bercerita ke mertuanya. Namun hal itu tak ada tanggapan sama sekali dari orang tua Donwori. Dia pun beralih bercerita ke kedua orang tuanya, dengan harapan ada solusi mengatasi permasalahan rumah tangganya yang sedang mengalami gonjang-ganjing.

Setelah mendengar cerita tersebut, akhirnya Karin menemukan jalan keluar. Agar segera menceraikan hubungan itu. Selama ini, kedua orang tua Karin ternyata juga menjadi korban Donwori. Suaminya itu sempat meminta uang dengan alasan untuk modal bisnisnya. Tetapi yang ada malah dibuat judi bersama teman-temannya. 

Emang dasar Donwori ini. Tak tahu diri mendapatkan seorang istri penyabar seperti Karin. Istrinya kerja mati-matian untuk memenuhi kebutuhan hidup, sebagai kepala rumah tangga malah asyik-asyikan judi. Terlalu, kalau kata Bang Rhoma Irama. 

“Akhirnya ibu saya minta agar saya cerai. Karena sudah tidak ada tanggung jawab sama sekali. Selain itu juga banyak orang terdekat saya yang jadi korban,” tandasnya. (*/opi)

Sumber: JawaPos.com




BERITA BERIKUTNYA
loading...