Sapa Tim dan Relawan dari Jakarta, Cek Endra Pastikan Partai Sudah Aman

‘Lepaskan’ PAN, CE-Ratu Gaet PDIP

Senin, 29 Juni 2020 | 07:54:11 WIB

(ist/Jambione.com)

JAMBIONE.COM, JAMBI- Pasangan Cek Endra-Ratu Munawaroh (CE-Ratu) akhirnya menjawab keragu raguan banyak pihak. Minggu (28/6) malam, secara resmi Cek Endra menyampaikan kepada tim sukses dan relawannya pasti maju di Pilgub Jambi. Bupati Sarolangun ini juga meyakinkan timnya soal partai pengusung sudah tidak ada masalah lagi.

Penegasan ini mematahkan prediksi dan sepekulasi banyak pihak yang menyatakan duet CE-Ratu terancam gagal maju karena tidak mendapat partai. Memang isu dan propaganda itu sangat massif, pasca PAN membuka penjaringan balongub-balonwagub pertengahan Juni lagi.

Isu ini muncul seiring banyaknya manuver di internal PAN yang terkesan kurang mendukung Ratu. Targetnya jelas, untuk melemahkan mental dan barisan tim relawan. Namun, semua itu dipatahkan CE.  Dari pusat ibu kota negara, Jakarta, Minggu malam Cek Endra menyapa para tim dan relawan.

"Alhamdulillah...malam hari ini saya sampaikan kepada semua tim, relawan dan masyarakat Jambi. Bahwa duet CE-Ratu tetap berlayar. Insya allah dukungan partai aman terkendali. Bahkan sangat berlebih untuk mendaftar ke KPU nantinya,"kata Cek Endra.

Mengenakan kemeja putih lengan pendek, Cek Endra tampak cerah malam itu. Ia didampingi sejumlah koleganya, mempertegas beberapa partai sudah konfirm dan memastikan bakal mengusung duet CE-Ratu.

"Pesan saya kepada para sahabat, keluarga, tim, relawan dan pendukung CE-Ratu, teruslah bekerja. Terus bersosialisasi. Mohon doa. Insya allah kemenangan bersama kita,"ujarnya.

Ketua DPD 1 Golkar Provinsi Jambi itu lagi-lagi melempar tawa ketika ditanya partai apa saja yang bakal mengusung duet CE-Ratu. "Masih rahasia ya...hehehehe.... Dalam waktu tak lama rekomendasi akan keluar. Mohon bersabar,’’katanya sambil melepas senyum.

Informasi yang diperoleh Jambione, CE-Ratu bakal diusung koalisi Partai Golkar dan PDIP. Memang dalam sepekan terakhir, PDIP sangat intens melakukan pertemuan dengan Ratu. Ini setelah istri mantan Gubernur Jambi almarhum Zulkifli Nurdin itu ‘kurang mendapat perhatian’ dari partainya sendiri, PAN. 

Bahkan kabarnya, karena manuver yang dilakukan internal PAN tersebut, CE-Ratu hampir dipastikan meninggalkan Partai berlambang Matahari Terbit. ‘’ Saya dengar PAN dilepas CE-Ratu. Duet ini akan diusung Golkar dan PDIP,’’ kata sumber layah dipercaya kepada Jambione.

Menurut sumber ini, sebenarnya, Sabtu (27/6) kemarin, CE-Ratu juga dijadwalkan bertemu dengan DPP PAN. Namun, keduanya memilih tidak hadir, karena sudah kecewa. ‘’ Informasi yang saya dapat, CE-Ratu, terutama Ratu sudah terlanjur kecewa dengan manuver maneuver diinternal PAN, pasca pembukaan penjaringan. Makanya, kemungkinan besar, PAN mereka lepas,’’ ungkapnya.

Sumber ini juga mengungkapkan, tidak hanya melepaskankan PAN, kemungkinan besar Ratu juga akan keluar dari PAN. Karena diusung PDIP, Ratu akan bergabung dengan partai berlambang banteng moncoong putih tersebut. ‘’ Jadi, CE mnembawa Golkar dan Ratu membawa PDIP. Duet CE-Ratu akan diusung Koalisi Golkar-PDIP,’’ tegasnya.          

Ketua DPD PDIP Provinsi Jambi, Edi Purwanto ketika dikonfirmasi, Minggu (28/6) malam mengaku belum tahu PDIP sudah memutuskan dukungan ke CE-Ratu. "Belum tahu itu. Nanti DPP semua. Kita serahkan saja ke DPP. Semua orang boleh saja klaim mengklaim, kalau kita menunggu rekomendasi dari DPP, siapapun nanti kami perjuangkan," katanya.

Sebelumnya, Edi mengatakan ada empat calon gubernur Fasha, Fachrori, CE dan Haris semuanya mendaftar di DPD PDI Perjuangan.  "Tapi kita tidak tahu juga kita belum mencermati perkembangan itu," katanya. 

Menurutnya, partainya akan mengusung kader di Pilgub Jambi 2020. Baik kader maupun dikaderkan. "Kalau bukan kader, masuk sebagai kader. kader atau dikaderkan. Jadi kita tidak bisa mengusung orang lain seperti Ratu kader PAN dan CE Golkar. Susah juga seperti itu. Politik itu sah-sah saja, kita tunggu dari DPP siapapun yang diusung kita wajib mengamankan itu," katanya. 

"Jadi semua proses sudah selesai semuanya di DPD, soal Pilgub wewenang DPP. Kita tunggu saja," katanya.(fey/kum)





BERITA BERIKUTNYA
loading...