Lima Tahun dengan Insentif Rp150 Per Bulan, Ini Harapan Pengurus Adat

Senin, 29 Juni 2020 | 18:08:28 WIB

(IST/Jambione.com)

Jambione.com, BATANGHARI - Eksistensi lembaga adat sebagai pengatur dan pengikat norma-norma bagi masyarakat sehingga dalam melakukan suatu tindakan warga akan memikirkan dampak akibat dari perbuatannya di Kabupaten Batanghari, khususnya di Kecamatan Batin XXIV sepertinya kurang mendapat dukungan secara finansial dari pihak pemerintah.

Seperti yang diungkapkan Hendrik, salah seorang pengurus adat Desa Karmeo, Kecamatan Batin XXIV, di kediamannya, Senin, (29-06-2020). "Insentif kita sangat jauh dari sesuai hanya Rp150 ribu saja per bulan. Itu pun diambil dari Anggaran Dana Desa (ADD). Padahal beban dan peran kita cukup besar di masyarakat. Tau la bagaimana kelakuan anak muda saat ini," katanya.

Hendrik menjelaskan, selain peran pihak kepolisian dalam mencegah kenakalan remaja sebut saja penyalahgunaan Narkoba, peran lembaga adat dengan pendekatan secara kekeluargaan di lingkungan tempat remaja tadi bergaul mungkin salah satu solusi yang bisa dikatakan akurat dan tepat. "Kita lebih mengenal watak dan karakter mereka di lingkungan sekitar dalam kesehariannya," ucap Hendrik.

Panjang lebar dijelaskan Hendrik, ke depan dirinya berharap agar insentif pengurus adat yang selama ini mengandalkan ADD bisa dibantu dengan honor yang dianggarkan oleh pihak pemerintah. Selain itu, kegiatan pemberdayaan dengan melakukan pelatihan khususnya para remaja ke depan juga harus dipertimbangkan sehingga adanya regenerasi pengurus adat yang tetap harus ada dari zaman ke zaman.

Terpisah, Purwati, Sekretaris Lurah Muara Jangga, Kecamatan Batin XXIV, saat dibincangi juga mengungkapkan harapan yang sama. "Kalau pengurus adat desa masih enak la ada insentifnya kalau kita tidak ada. Kita berharap juga ke depan honor pengurus adat kelurahan bisa dianggarkan. Pelatihan tentang adat bagi warga kelurahan juga penting. Diharapkan bisa diakomodir oleh pemerintah kegiatan tersebut," bebernya. (wil)





BERITA BERIKUTNYA
loading...