Pasien Positif Rapid Test Meninggal

Selasa, 30 Juni 2020 | 09:05:05 WIB

(ist/Jambione.com)

JAMBIONE.COM, JAMBI – Satu Pasien Dalam Pengawasan (PDP) rujukan dari RS Siloam Jambi, menghembuskan nafas terakhirnya pada Senin (29/6) pagi kemarin di RSUD Abdul Manap Kota Jambi. Setelah sebelumnya dirujuk pada Minggu (28/6) sekira pukul 23.00.

Adapun pasien tersebut diketahui berinisial AM (43) seorang pria warga Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel), yang tinggal bersama orangtuanya di Kelurahan Pakuan Baru, Kecamatan Jambi Selatan.

“Ini kami lagi persiapan mau mengkafani jenazah di RSUD Abdul Manap,” sebut sumber kepada Jambi One, Senin (29/6) pagi.

Informasi ini pun turut dibenarkan oleh Dirut RSUD Abdul Manap, Rudi Pardede melalui Kabid Pelayanan Medik, Yulinda Fetritura ketika dihubungi melalui telepon selulernya.

“Itu pasien rapid (reaktif, red) belum dilakukan swab. Pindahan dari siloam. Lebih lanjut (mengenai PDP, red) tanya ke Siloam. Begitu juga dengan pemakaman tanya ke bagian pemulasaran jenazah Covid-19 Kota Jambi,” ungkapnya.

Lanjut Yulinda, terhadap jenazah AM rencananya akan diambil swab untuk dilakukan pengujian Covid-19. “Rencanaya Dinkes Provinsi yang mau ambil swabnya,” timpalnya, Senin (29/6) pagi kemarin.

Sementara itu, jenazah AM tidak dimakamkan di lokasi pemakaman khusus Covid-19 yang berada di Jalan Lingkar Barat, Kecamatan Kotabaru. Melainkan, sesuai permintaan pihak keluarga, jenazah dimakamkan di salah satu pemakaman yang berada di kawasan Kelurahan Talang Jauh, Kecamatan Jelutung.

Lurah Pakuan Baru, Amri ketika dihubungi via telepon, turut membenarkan adanya informasi bahwa ada warganya yang meninggal dikabarkan reaktif rapid test. “Dia asli warga Sumsel. Hanya saja di sini tinggal dengan orangtuanya. Pemakamannya bukan di daerah Pakuan Baru, hanya disemayamkan,” singkatnya.

Sementara itu, dari foto yang beredar tampak sejumlah petugas pemulasaran jenazah mengantarkan dan menguburkan jenazah di salah satu pemakaman di kawasan Kelurahan Talang Jauh, dengan menerapkan protokol kesehatan, seperti memakai APD lengkap.

Sementara itu, sumber Jambi One menyebutkan, bahwa AM meninggal karena didiagnosa penyakit jantung. Pihak RS Siloam ketika dihubungi tidak dapat memberikan informasi lebih rinci. Dikarenakan hak privasi pasien harus dijaga.

Sementara Kadinkes Kota Jambi, Ida Yuliati saat dikonfirmasi turut membenarkan informasi tersebut. "Rapid positif, belum diambil swab. Rujukan dari Siloam, " singkatnya. (ali)





BERITA BERIKUTNYA
loading...