Sewa Ruko Milik Pemda Naik 100 Persen

Selasa, 30 Juni 2020 | 09:08:23 WIB

 Wakil Bupati Sarolangun H Hillalatil Badri
Wakil Bupati Sarolangun H Hillalatil Badri (ist/Jambione.com)

JAMBIONE.COM, SAROLANGUN- Tarif sewa ruko milik Pemerintah Daerah Kabupaten Sarolangun yang ada di Pasar Atas Sarolangun akan mengalami kenaikan. Kenaikan tarif tersebut mencapai 100 persen dari tarif sewa sebelumnya, yang hanya di kisaran Rp 15 juta. 

Hal itu terjadi seiring dengan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang perubahan kedua atas peraturan daerah nomor 03 tahun 2010 tentang retribusi pasar, grosir dan atau pertokoan. 

"Sewa lumayan cukup besar, sebelumnya sekitar Rp 15 juta dan sekarang sudah mencapai Rp 30 juta, dan kita lakukan penyesuaian karena terjadi selisih tarif di sisi kiri kanan ruko Pemda," ujar Wakil Bupati Sarolangun H Hillalatil Badri, belum lama ini usai pengesahan empat Ranperda di ruang pola Kantor Bupati Sarolangun bersama DPRD Sarolangun. 

Menurutnya, perubahan sewa tarif ruko tersebut dikarenakan saat ini besarannya jauh lebih rendah, sehingga menjadi temuan oleh BPK Provinsi Jambi, yang mana tarif sewa ruko yang ada di sebelah kiri dan kanan lebih mahal dibandingkan tarif sewa ruko Pemda sarolangun. 

"Ya, kalau perubahan ada tentang sewa tarif ruko, grosir dan pertokoan, kemarin Tarifnya jauh lebih rendah, dan ternyata atas temuan bpk bahwa di sisi kiri kanan ruko Pemda lebih mahal. Sementara perda kita masih jauh dibawah, maka kita lakukan penyesuaian tarif sewa ruko dan pertokoan tersebut," katanya lagi.

Selain itu, selisih sewa tarif ruko Pemda dengan sewa tarif ruko saat ini juga memicu adanya oknum yang melakukan pencaloan dengan maksud mengambil keuntungan dari hasil pindah tangan sewa antara pihak kedua dengan pihak ketiga. 

"Kalau terlalu jauh selisihnya, akan menimbulkan pencaloan oleh oknum tertentu yang menyewa ke orang lain, Disini lah timbul persiapan. Kita menyesuaikan sesuai hasil temuan BPK," jelasnya. 

Sementara itu, Ketua DPRD Sarolangun, Tontawi Jauhari meminta biaya sewa ruko milik Pemkab sarolangun dapat dimanfaatkan oleh masyarakat yang membutuhkan dengan tidak ada yang dirugikan. Sebab belakangan ini ada informasi oknum yang menguasai sewa ruko milik pemerintah daerah, dan kemudian disewakan lagi ke masyarakat dengan tarif yang lebih mahal. 

"Kita tahu perda ini penertiban terkait retribusi ruko dan pertokoan tadi, inikan masalah sewa yang dipasar itu ditertibkan lagi, dan harapan kita ini tidak ada lagi dikuasai oleh satu orang, tapi ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat sarolangun yang membutuhkan, dan ranperda yang lain juga kita harapkan yang sama, intinya kami pemerintah ini membuat peraturan itu tidak lain tidak bukan untuk menertibkan daerah kita Kabupaten Sarolangun," pungkasnya. (wel)





BERITA BERIKUTNYA
loading...