Tolak RUU HIP, Ribuan Massa dari 71 Ormas di Jambi Demo di Gedung DPRD Provinsi

Jumat, 03 Juli 2020 | 14:58:35 WIB

()

Jambione.com, JAMBI - Rancangan Undang -undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP), kembali mendapat penolakkan. Kali ini, ratusan masa aksi dari 71 ormas yang tergabung dalam aliansi Koalisi Anak Negeri Anti Komunis, menggelar aksi unjuk rasa di Gedung DPRD Provinsi Jambi menolak RUU HIP. 

Dalam aksi tersebut masa aksi meminta kepada anggota legislatif Provinsi Jambi, agar menyampaikan kepada DPR RI untuk mencabut dan membatalkan Rancangan Undang Undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP). 

Mewakili rakyat Jambi, Aliansi ini menganggap bahwa RUU HIP adalah persoalan baru dan harus disikapi secara serius oleh seluruh elemen bangsa. Hal ini disampaikan Ketua Pemuda Pancasila Provinsi Jambi, Adri SH MH. 

Adri menyatakan RUU HIP merupakan gerakan komunis yang ingin menghancurkan ideologi bangsa ini. Pancasila adalah dasar negara, hasil kesepakatan dari para pendiri bangsa dan berkat dari perjuangan para pahlawan. Adri menegaskan, apabila ada pihak yang ingin menghancurkan pancasila maka seluruh rakyat Indonesia akan melakukan perlawanan dan akan siap mengorbankan nyawa jiwa raga untuk pancasila. 

"Jangan ragukan ideologi Pancasila. Jangan kalian ganggu ideologi ini. Selama ini kita bersatu karena pancasila. Jiwa raga bahkan nyawa sekalipun akan kami korbankan demi ideologi ini," tegas Adri saat berorasi.  

Selain itu, Adri juga menyatakan persoalan yang harus dislesaikan adalah mengatasi pandemi covid 19, bukan malah menciptakan kegaduhan ditengah-tengah masyarakat dengan RUU HIP. 

"Pemerintah harusnya memikirkan bagaimana menormalkan perekenomian rakyat akibat pandemi covid 19, ini yang lebih penting," jelas Adri lagi. 

Selain penolakan, masa aksi juga meminta agar pemerintah RI untuk menolak dengan tegas RUU HIP tanpa Kompromi. Selain itu, meminta DPR RI, MPR RI, DPD RI dan Ekesekutif untuk tidak lagi mengotak atik pancasila dan UUD 1945. 

Ormas lainnya juga menyampaikan agar instansi Polri mengusut dan memproses secara hukum para inisiator konseptor RUU HIP. Dikesempatan itu juga masa aksi menyuarakan desakan terhadap Presiden RI Joko Widodo, agar segera membubarkan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) dan partai pengusul RUU HIP. 

Ormas yang tergabung dalam aliansi ini adalah PP, FPI, Muhamadyah, KNPI, HMI, Kahmi, IMM, Kammi, MU, NU, PII, PMII, Lembaga Adat jambil, Laskar FPI, FKPPI, PPM, IPI, AUI, LPI (Laskar Pemuda Indonesia), LSM HAM Indonesia, LSm IPB, Fkub, Majlis cinta rasulullah, majlis liwaul musthofa, HIPAKAD, BEM Sekota Jambi, Pejuang siliwangi, Pekat IB, YLKI JAMBI, KAHMI JAMBI, IPK Jambi, Laskar Merah Putih, Ikatan Pemuda Kenali Besar (IPKB), Raden Melayu Jambi (RMJ), PS. HIKMAH ALLAH, PS. HARIMAU KERINCI, Muallaf Center Indonesia Regional Jambi, Majlis Qolbun  Salim, Majlis Ulul Albab, Majlis Nurul Istiqomah kebun kelapa, Jambi Madani Centre/ JMC, Forum komunikasi mahasiswa jambi kota sebrang (FKM JKS), Korps Bela Negara, KBPP POLRI, Pejuang subuh jambi, Wishnu Murti, HKK, Karang Taruna Jambi, DPP BRANTAS, GP Ansor, Pemuda Ka'bah Jambi, Syarikat Islam, LDII, WARKOS5, BUJANG SENGGER, IPEMSI, HIMPUNAN MAHASISWA SAROLANGUN (HIMSAR JAMBI), FDMCU (Forum Da'i Muda Chairul Umam), IMSG (Ikatan Mahasiswa Sungai Gelam), LVRI (Legiun Veteran Republik Indonesia), Majelis Nurul Muhsiniin Jambi, Ikatan Keluarga Mahasiswa Minangkabau Prov.Jambi, SUARA INDEPENDEN RAKUAT INDONESIA.  LASKAR EMPATI PEMBELA BANGSA, Persatuan Ojek Bagan Pete, PASKAS Muaro Jambi, BKPRMI Jamb, ANJALI JAMBI, Hidayatullah,  PEGGASUS  (PERSATUAN GRAB-GOJEK SRIKAYANGAN) dan terkhir Himpunan mahasiswa kota jambi (HIMAKOJA). (rey)





BERITA BERIKUTNYA
loading...