Fikar-Yos Berpeluang Didukung PPP di Pilwako Sungai Penuh

Pekan ini Rekomendasi Demokrat Keluar, Usung FU atau AJB?

Selasa, 07 Juli 2020 | 07:30:06 WIB

(ist/Jambione.com)

JAMBIONE.COM, JAMBI- Partai Demokrat hingga saat ini belum memutuskan siapa yang akan disusung dalam kontestasi politik Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jambi Desember mendatang. Sementara ini, ada dua kandidat yang disebut sebut punya kans kuat mendapatkan perahu berlambang mercy yang memiliki 7 kursi di DPRD Provinsi Jambi tersebut.

Salah satu diantaranya adalah Fachrori Umar (FU) yang berpasangan dengan Safrial.  Bahkan, kubu tim pemenangan kandidat petahanan sejak jauh hari sudah mengklaim mendapatkan dukungan Demokrat. Klaim tersebut atas dasar, Fachrori sudah bertemu dan menyampaikan visi dan misinya kepada Ketua Mejelis Tinggi Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Kandidat lain yang disebut berpeluang mendapatkan Demokrat adalah Asyafri Jaya Bakri (AJB) yang sementara ini santer disebut berpasangan dengan Syarif Fasha. Alasannya juga cukup kuat, karena AJB merupakan kader Demokrat. Saat ini Walikota Sungai Penuh dua periode ini menjabat sebagai Ketua Majelis Pertimbangan Daerah (MPD) DPD Demokrat Provinsi Jambi.

Namun, sampai Senin (6/7) kemarin, baik Fachrori maupun AJB belum mengantongi rekomendasi dukungan dari Demokrat. Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Jambi Burhanuddin Mahir sendiri belum bisa memastikan kemana arah dukungan partainya.

Politisi yang biasa dipanggil Cik Bur itu mengatakan hingga saat ini pihaknya masih menunggu petunjuk dari DPP terkait arah dukungan partainya. "Kita masih menunggu. Mekanismenya sudah kita lalui semua. Dalam minggu ini mungkin sudah keluarkan rekomendasi dukungannya," katanya, Senin (6/7) kemarin.

Menurut anggota DPRD Provinsi Jambi ini, beberapa waktu lalu dia sudah memaparkan terkait usulan di Pilgub Jambi ini ke Bappilu dan Majelis Tinggi Partai (MPP). "Usulan dari bawah ke atas sudah kita paparkan. Demokrat itu menganut politik Bottom Up. Hingga saat ini belum ada petunjuk dari DPP," jelasnya.

"Demokrat itu tentunya akan mendengarkan usulan dari tingkat bawah," bebernya.
Lantas siapa yang diusulkan saat memaparan di DPP? Cik Bur mengatakan semua kandidat yang ikut penjaringan dan hasil survey diusulkan ke DPP. "Yang kita usulkan itu adalah yang ikut penjaringan. Salah satunya AJB," tuturnya.

Hanya saja, lanjut dia, kapasitas AJB dalam hal ini sebagai calon wakil gubernur. Namun, Demokrat tentunya tidak akan hanya mengusung calon wakil gubernur, akan tetapi langsung untuk calon gubernur. "Tapi semua keputusan itu ada di DPP. Saat ini masih berproses," tukasnya.  

Dibagian lain, meski tidak mengikuti tahapan fit and proper test di DPP PPP, pasangan Fikar Azami-Yos Adrino berpeluang mendapat dukungan partai pemilik 3 kursi di DPRD Kota Sungai Penuh tersebut. Sinyal itu terlihat saat ketua DPW PPP Provinsi Jambi Evi Suherman bertemu dengan bakal calon walikota Sungai Penuh Fikar Azami di Jakarta. Kuat dugaan pertemuan tersebut terkait Pilwako Sungai Penuh.

Ketua DPW PPP Provinsi Jambi, Evi Suherman mengatakan pihaknya sudah menyerahkan nama yang mendaftar di PPP ke pusat. Terkait nama Fikar Azami, Evi mengatakan mantan ketua DPRD Kota Sungai Penuh tersebut masih berpeluang didukung karena mendaftar di penjaringan beberapa waktu lalu.

"Fikar mendaftar, saat fit and proper test tidak datang. Sebenarnya bagi saya tidak masalah, kan ada desk Pilkada. Bagi saya semua berpeluang," katanya.

Lantas bagaimana dengan satu tahapan yang terlewatkan seperti fit and proper test? Anggota DPRD Provinsi Jambi ini mengatakan, hal itu tergantung keputusan desk Pilkada DPP PPP. "Karena Fikar mendaftar. Kalau nanti DPP merekomendasikan Fikar, kita terima," sebutnya.

Namun kata dia, tetap saja saat ini PPP masih membuka peluang untuk kandidat lainnya jika ingin menggunakan perahu partai sebagai penantang Fikar-Yos di Pilwako Sungai Penuh.

"Kita jangan menyerah sebelum berperang, semua punya kesempatan, semua punya cita-cita," tandasnya.

Untuk diketahui, saat ini pasangan Fikar-Yos sudah mengantongi dukungan sejumlah parpol sebagai perahu maju di perebutan BH 1 RZ mendatang. Beberapa parpol yaitu Demokrat 6 kursi, Hanura 3 kursi, Berkarya 1 kursi dan PKB 1 kursi.(fey)





BERITA BERIKUTNYA
loading...