Polisi Ringkus Perampok Bersenpi yang Beraksi di Mestong , Dua Pelaku Warga Kota Jambi

Jumat, 10 Juli 2020 | 21:10:34 WIB

()

Jambione.com, MUAROJAMBI- Tim Rajawali Satuan Reserse Kriminal  (Satreskrim) Polres Muarojambi akhirnya berhasil mengungkap aksi perampokan distributor sembako yang terjadi di Desa Pelempang, Kecamatan Mestong, Muarojambi, 17 Juni lalu.

Dua dari empat komplotan perampokan bersenjata api (senpi) dan samurai yang membawa kabur uang Rp 120 juta itu berhasil ditangkap.

Kasat Reskrim Polres Muarojambi, melalui humas Polres Muaro Jambi AKP Amradi mengatalan kedua pelaku ditangkap tanpa perlawanan pada Senin (6/7/2020).

"Iya benar sudah diamankan. Kedua pelaku mengakui perbuatannya," katanya Kamis (9/7/2020).

Menurut Amradi, kedua pelaku merupakan warga Kota Jambi. Adapun identitas pelaku tersebut yakni, RH (39) warga Kelurahan Handil Jaya, Kecamatan Jelutung,  dan ES (30) warga Kelurahan Eka Jaya, Kecamatan Jambi Selatan, Kota Jambi. "Keduanya diamankan di lokasi berbeda," ujarnya.

Amradi menjelaskan, pelaku yang pertama yang berhasil diringkus adalah HR. Didigerebek  di Kosan nya yang berada di kelurahan Lebak Bandung, Kota Jambi. Berselang waktu satu jam kemudian, tim Rajawali Satreskrim Polres Muarojambi kembali berhasil pelaku ES di rumah mertuanya di belakang Pasar Simpang Pulai, Kota Jambi. 

" Anggota masih melakukam pengembangan penyidikan. Karena masih ada tersangka lainnya yang belum tertangkap," katanya.

Menurut Armadi, berdasar pengakuan kedua tersangka, aksi perampokan itu dilakukan bertiga. Satu tersangka lagi berinisial ND dan masih dicari keberadaannya.

Seperti diberitakan, aksi perampokan di Desa Pelempang, Mestong itu terjadi pada Rabu,  17 Juni lalu, sekita? pukul 16.30 Wib. Korbannya  Susanto, Bos distributor sembako, warga RT 47 Kelurahan Lingkar Selatan, Kota Jambi.

Menurut keterangan korban dalam laporannya, dalam aksinya, selain mengunakan senjata api, kawanan pelaku yang berjumlah empat orang juga dilengkapi senjata tajam jenis samurai. Empat pelaku mencegat korban yang menggunakan mobil truk Canter box di perbatasan antara Desa Pelempang dan Nyogan. Sambil mngancam, pelaku menjarah uang tagihan Rp 120 juta yang dibawa korban. Selain itu, tersangka juga mngambil tiga buah handphone korban dan rekannya.(wil)





BERITA BERIKUTNYA
loading...