Sudah Merebut Suami Orang, Eh Masih Meneror Pula

Jumat, 24 Juli 2020 | 07:03:45 WIB

()

Menikah memang bukan perkara mudah. Seperti yang dialami pasangan suami istri Donwori, 37, dan Karin, 34. Keduanya sudah menjalani pernikahan selama tujuh tahun, namun tetap saja berakhir di Pengadilan Agama (PA) Klas 1A Surabaya.

Ginanjar Elyas Saputra-Wartawan Radar Surabaya

Donwori hanya bisa pasrah ketika Karin memintanya mengakhiri pernikahan yang sudah dibangun sejak tahun 2013 itu. Sebenarnya Donwori sangat berat, karena tujuh tahun bukan waktu yang singkat. Apalagi sudah ada buntut di pernikahan itu. Takut kalau anaknya menjadi korban perceraian yang ke depannya bisa mempengaruhi psikologisnya.

Tapi, mau bagaimana lagi. Karin sudah mentok. Sudah tidak bisa dinego lagi. Bagi Karin, perselingkuhan yang dilakukan Donwori adalah pelanggaran keras. Tidak ada ampun lagi. “Dia (Donwori, Red) itu sudah sering membuat aku sakit hati. Sangat sering. Apa ya aku bisa bertahan lagi? Kesabaranku ada batasnya,” tegas Karin ditemui di PA Klas IA Surabaya, belum lama ini.

 

Selingkuhan Donwori itu sebut saja namanya Sephia. Usianya 27 tahun, terpaut 10 tahun dengan Donwori. “Penampilannya memang cakep. Karena usianya juga masih di bawah 30 tahun,” nilai Karin tentang pesaing hatinya itu.

Cara Sephia merebut Donwori diakui Karin sudah tidak bisa dimanfaafkan lagi. Rupanya, Sephia tidak sekadar merebut suaminya. “Tapi dia merebut dengan cara meneror. Nggak aku saja yang diteror, tapi keluargaku juga,” curhatnya.

Karin tidak tahu di mana letak kesalahannya pada Sephia. Hingga perempuan berambut pendek itu, tak hanya merebut Donwori dari sisinya, tapi juga meneror keluarganya. “Kenal (Dengan Sephia, Red) saja enggak. Ketemu juga nggak pernah,” yakin Karin.

Teror terutama dilakukan Sephia dalam bentuk verbal. Sephia sering melontarkan kata-kata tak pantas, mengirimi chat yang membuat marah hingga menuduh Karin yang bukan-bukan.  “Hubungan ini sudah semakin tidak sehat. Apalagi Mas Wori tak pernah mau membela saya. Makannya saya putuskan cerai saja,” kata Karin.

Donwori pun masih saja berkilah kalau ia disebut berselingkuh. Padahal sudah ada bukti, wanita selingkuhannya itu sering meneror istrinya. Kerumitan rumah tangga Karin dimulai ketika menginjak usia keenam tahun. Sephia sering meneror Karin, demi untuk merebut suaminya.
“Mungkin sudah passion-nya jadi pelakor. Menginginkan saya agar cerai,” jelasnya.

Karin pun menceritakan semua itu kepada saudara dan orang tuanya kalau dirinya mengalami perbuatan tak menyenangkan dari Sephia. Pihak keluarga Karin pun geram. Apalagi Donwori tidak tegas dengan masalah rumit itu. “Dari pada saya sakit hati terus-terusan, saya gak mau kalau harus seperti ini. Mendingan saya selesaikan dan pisah secara baik-baik,” pungkas Karin. (*/opi)

Sumber: JawaPos.com




BERITA BERIKUTNYA
loading...