Pasien Positif Covid-19 di Jambi Bertambah Lagi Dua, Sembuh 1 Orang

Jumat, 24 Juli 2020 | 16:42:21 WIB

()

 

 

Jambione.com, JAMBI- Kasus positif covid-19 di Jambi bertambah lagi dua, hari ini, JUmat (14/7/2020). Kini total jumlah pasien terkonfirmasi positif corona sebanyak 138 orang. Sementara itu, jumlah pasien yang sembuh juga bertambah 1, jadi 111 orang. Sedangkan pasien positif yang meninggal dunia tetap dua orang.

            Data penambahan kasus positif dan pasien sembuh ini diketahui dari laman http://www.pusatkrisis.kemkes.go.id/covid-19-id/, yang dipublis pukul 16.00 Wib, Jumat (24/7/2020).  Sementara itu, secara nasional, jumlah kasus positif covid-19 di Indonesia sudah mencapai 95.418 orang. Yang sembuh 53.945 orang dan meninggal dunia 4.665 orang.

Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito menyatakan kasus positif Covid-19 cenderung meningkat. Hal itu disampaikan Wiku saat menyampaikan keterangan pers yang disiarkan lewat kanal YouTube Sekretariat Presiden, Jumat (24/7/2020).

"Seperti bisa dilihat di portal bahwa data yang ada terkait dengan kasus positif, memang ada kecenderungan jumlahnya makin tinggi. Per tanggal 23 Juli jumlah kasus positif ada 1.906. Dan kalau kita lihat jumlah ini pernah lebih rendah yaitu pada tanggal 14 Juli yaitu 1.282," ujar Wiku dikutip dari media nasional.

Penambahan kasus harian tertinggi bahkan mencapai 2.657 orang. Hal itu disebabkan adanya klaster Sekolah Calon Perwira TNI AD di Bandung, Jawa Barat. Di Secapa AD itu ditemukan 760 kasus positif Covid-19. Wiku menambahkan, adanya klaster seperti di Secapa AD menunjukkan semua masyarakat dengan berbagai profesi bisa tertular Covid-19, tak terkecuali TNI.

Ia pun meminta masyarakat mematuhi protokol kesehatan dengan selalu mengenakan masker dan menjaga jarak antarorang di ruang publik, serta selalu mencuci tangan sebelum dan sesudah beraktivitas. "Adanya klaster seperti ini menunjukkan bahwa semua kelompok masyarakat apapun itu termasuk TNI juga bisa terkena Covid. Untuk itu ini adalah bagian dari transparansi yang sudah ditunjukkan oleh TNI (dengan mengumumkan klaster Secapa AD)," ujar Wiku.

"Dan kami mohon kepada masyarakat betul-betul transparan menyampaikan apa yang ada dan pemerintah juga akan menyampaikan apa adanya dalam rangka reaksi cepat menangani kasus ini," lanjut dia.(ist)





BERITA BERIKUTNYA
loading...