Bupati Bungo Hadiri Harkopnas ke-73

Rabu, 29 Juli 2020 | 06:34:52 WIB

HARKOPNAS: Bupati Muarabungo, H Mashuri membuka acara Harkopnas ke 73 di Kantor Dinas Koperasi Muarabungo, Senin (27/7) kemarin.
HARKOPNAS: Bupati Muarabungo, H Mashuri membuka acara Harkopnas ke 73 di Kantor Dinas Koperasi Muarabungo, Senin (27/7) kemarin. (Fitriyadi/Jambione.com)

JAMBIONE.COM, MUARABUNGO – Bupati Muarabungo, Senin (27/7) kemarin menghadiri sekaligus membuka acara Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke 73 di kantor Dinas Koperasi UKM Perindag Muarabungo. Kegiatan tersebut dilaksanakan dengan sangat sederhana dan tetap menjalankan protokol kesehatan Covid 19. Bupati Bungo Mashuri hadir dengan didampingi Kepala Bank Jambi, Asisten II,Mantan Kadis Koperasi UKM Perindag Deddy Irawan dan tamu undangan lainya.

“Meski ditengah wabah pandemi covid-19 kita tetap mengelar acara Harkopnas dengan menerapkan Protokol kesehatan. Alhamdulillah berjalan aman dan lancar tampa tidak mengurangi makna semangat para koperasi yang ada di kabupaten Bungo, semoga kedepanya akan lebih baik lagi," kata Kepala Dinas Koperasi UKM Perindag, Ir Supriadi.

Sementara itu, Bupati dalam sambutanya mengatakan dengan adanya wabah covid 19 semua tatanan kehidupan kini berubah, mulai dari sosial politik , agama budaya, ekonomi bahkan disemua sendi-sendi kehidupan.

“Kita tetap melaksanakan kegiatan tetapi tentu dengan menggunakan protokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh pemerintah, yang namanya normal baru yang harus kita jalankan di hari mendatang sampai mungkin ditemukan vaksin covid-19,” kata Bupati.

“Bencana ini mungkin bisa selesai setelah ditemukannya vaksin dan kalau itu berhasil barulah kita bisa menjalankan aktivitas seperti sediakal. Kita telah dilumpuhkan dengan convid-19 ini,” sambungnya.

Diungkapkannya, dengan kondisi ini banyak perusahaan-perusahaan yang selama ini kaya jadi bangkrut seketika dan pabrik-pabrik produksi massal terhenti. Kemudian pelabuhan-pelabuhan yang begitu ramai sepi. Oleh karena itu hari-hari mendatang untuk menjalankan aktivitas, sebenarnya pemerintah telah berupaya semaksimal mungkin menjalankannya termasuk di Bidang Koperasi-koperasi di Kabupaten Bungo.

“Kita ketahui dengan jumlah koperasi 300 lebih kalau kita hitung hanya separuh yang berjalan dari separuh yang berjalan, itu sebagian besar hidup dari simpan pinjam dengan ada Covid-19  membuat semua simpan pinjam koperasi mengalami ada penyendatan. Semua orang pasti mengeluh untuk melakukan pembayaran pembayaran pinjaman yang telah dilakukan semoga tidak terjadi di Bungo,"jelas Bupati.

Ia juga meminta koperasi untuk harus melakuan inovasi dengan melihat peluang peluang yang ada. Koperasi juga harus bertahan secara konvensional yang dijalankan koperasi selama ini.  “Tentu ke depan harus berbasis online. Harapan kita ke depan pemerintah telah merancang dan dalam waktu dekat ini bisa dimanfaatkan oleh koperasi, sehingga  bisa nanti sebagai contoh koperasi sudah melihat peluang yang lain bukan hanya didominasi oleh simpan pinjam tetapi juga bisa melihat peluang peluang yang ada,"tutup Bupati. (yad)





BERITA BERIKUTNYA
loading...