Diduga Illegal, Aktifitas Galian C di Pungut Mudik Resahkan Warga

Kamis, 30 Juli 2020 | 07:39:34 WIB

Alat Berat digunakan dikawasan pertambangan Galian C Pungut Mudik
Alat Berat digunakan dikawasan pertambangan Galian C Pungut Mudik (Saudi Arabia/Jambione.com)

JAMBIONE.COM, KERINCI - Sejumlah masyarakat mulai resah dengan aktifitas Galian C yang beroperasi dengan menggunakan alat berat di Desa Pungut Mudik Kecamatan Air Hangat Timur.

Sebab,  selain mencemari lingkungan warga menganggap kegiatan tersebut mengakibatkan rusak nya ekosistem dan terganggunya pasokan air baku untuk Desa Pungut Mudik karena lokasi galian C ilegal tersebut terletak di hulu sungai Pungut Mudik. 

Tidak hanya bagi Desa Pungut Mudik, potensi kerusakan yang ditimbulkan akibat Galian C yang diduga tidak memiliki izin juga akan merugikan desa Pungut Tengah dan Pungut Hilir, terutama Pungut Hilir yang memiliki Lubuk Larangan yang di banggakan masyarakat setempat.

Informasi yang peroleh Tambang galian C tersebut diduga kuat dikelola dan dimiliki oleh Efaldi yang mantan Caleg DPRD Provinsi Jambi. 

Amrizal salah seorang warga Pungut Mudik saat kami mintai keterangan mengatakan keberatannya atas beroperasi nya Galian-C yang sangat merugikan warga dan merusak lingkungan Desa Pungut Mudik.

"Galian-C yang diduga kuat tidak memiliki izin ini beberapa bulan yang lalu sempat beroperasi lalu berhenti, sekarang sudah mulai lagi, hal ini sangat merugikan warga mengingat Desa Pungut Mudik rawan sekali terjadi bencana,"ungkapnya. 

Apalagi sekarang pemerintah melalui bidang tanggap darurat PUPR sedang mengupayakan perbaikan kerusakan pasca bencana banjir bandang sebulan lalu. "Ini malah ada oknum yang sengaja membuat potensi bencana baru"katanya.

Salah seorang warga yang lain juga mengungkapkan harapan nya kepada pemerintah daerah Kabupaten Kerinci dan pihak yang berwajib untuk menindak Galian C yang diduga tak memiliki izin di Desa Pungut Mudik.

"Karena kalau tidak segera ditindak akan berdampak terhadap lingkungan, bahkan bisa berjalan bencana longsor,"harapnya. (sau)





BERITA BERIKUTNYA
loading...