Dituntut 20 Tahun, Pembunuh Karyawan Koperasi Minta Dibebaskan

Kamis, 30 Juli 2020 | 07:45:54 WIB

(Idrus/Jambione.com)

JAMBIONE.COM, JAMBI- Henik Fransisco alias Sisco, terdakwa  pembunuh Karyawan Kantor Koperasi Rizki Mandiri Jaya di perumahan Kota Baru Indah, Kelurahan Kenali Besar, Kecamatan Alam Barajo, Kota Jambi, 2 Februari 2020  lalu minta dibebaskan dari dakwaan dan tuntutan jaksa penuntut umum (JPU). Sebelumnya, Henik dituntut 20 tahun penjara oleh JPU.

Permintaan dibebaskan dari dakwaaan itu disampaikan kuasa hukumnya, Firman dalam sidang lanjutan dengan agenda pembelaan terdakwa di Pengadilan Negeri Jambi, Kamis (29/7) kemarin. Menurut kuasa hukum terdakwa, tuntutan 20 tahun penjara oleh JPU tidak terbukti. Makanya, dia meminta majelis hakim diketuai Arfan Yani  membebaskan kliennya dari dakwaan primair dan dakwaan subsidair.

Pada persidangan sebelumnya, JPU menyatakan  terdakwa telah terbukti melakukan tindak pidana pembunuhan berencana sebagaimana di atur dan di ancam dalam pasal 340 KUHP. JPU lalu menuntut terdakwa 20 tahun penjara.

Henik Fransisco ditangkap  Tim Reskrim Polresta Jambi karena diduga melakukan pembunuhan terhadap Sefantri (27), warga Perum Kota Baru Indah Kelurahan Kenali Besar Kecamatan Alam Barajo Kota Jambi. Peristiwa pembunuhan itu terjadi di Kantor Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Rizki Mandiri Jaya di Perum Kota Baru Indah, pada Minggu, 2 Februari 2020.

Adapun kronologis kejadiannya, korban dan tersangka diketahui sama-sama bekerja di KSP Rizki Mandiri Jaya. Malam naas itu, awalnya korban mengajak tersangka gotong royong. Namun tersangka tidak mau. Bahkan marah-marah dan memukul korban. Namun, oleh rekan-rekan lainnya, keduanya didamaikan.

Pukul 20.00 WIB korban dan tersangka kembali bertengkar di dapur. Tak lama kemudian rekan kerja mereka mendapati korban telah berlumuran darah dan luka tikam pada perut sebelah kiri. Hingga korban meninggal dunia.

Henik ditangkap di kebun warga, Desa Merantau, Kecamatan Sindang Beliti Ilir, Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu. Saat penangkapan dia dilumpuhkan polisi dengan timah panas karena melarikan diri saat petugas menggerebek tempat persembunyiannya.(yuf)





BERITA BERIKUTNYA
loading...