Kejari Merangin Geledah Kantor Satpol PP, ULP dan Perizinan

Kamis, 30 Juli 2020 | 07:47:30 WIB

()

JAMBIONE.COM, MERANGIN - Pasca menetapkan empat tersangka kasus korupsi pakaian Linmas tahun anggaran 2018, Tim Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Merangin menggeledah kantor Satpol PP Merangin, Rabu (29/7). Selain itu, penggeledahan juga dilakukan di Unit Pelayanan Pengadaan (ULP) dan kantor Perizinan Merangin.

Pantau di lapangan, proses pengeledahan yang dipimpin Kajari Merangin Martha Parulina Berliana, Kasi Pidsus Arliansyah dan Kasi Intel Taufik itu dikawal polisi bersenjata lengkap. Yang pertama didatangi penyidik adalah Kantor Sat Pol PP. Di sana tampak tim penyidik masuk ke beberapa ruangan mencari barang bukti. Diantaranya ruangan keuangan dan perencaan. Termasuk ruang SDA.

Penggeledahan ini berkaitan erat dengan penetapan AZ, Kepala Satpol PP Merangin ketika kasus ini terjadi. Dari kantor Sat Pol PP, tim Kejari melanjutkan penggeledahan ke Unit Pelayanan Pengadaan (ULP) dan kantor Perizinan.

Usai penggeldahan terlihat tim Kejari membawa puluhan dokumen dari kantor Satpol PP. Kemudian, tiga dokumen dari ULP dan dua dokumen dari perizinan. Hal itu dibenarkan Kasi Pidsus Kejari Arliansyah. Menurut dia, penggeledahan dilakukan terkait dugaan tindak pidana korupsi pakaian dinas Linmas 2018.

"Penggeledahan ini terkait dugaan tindak pidana pakaian dinas Linmas pada tahun 2018. Guna melengkapi berkas dan bukti, kami melakukan penggeledahan dan mengambil dokumen yang berkaitan dengan tindak pidana tersebut kurang lebih 30 dokumen," jelasnya.

Menurut dia, penggeledahan ULP dilakukan berkaitan dengan pemenangan lelang pengadaan.  Sementara  penggeledahan di kantor perizinan berkaitan dokumen izin perusahaan yang melakukan pengadaan. "Tiga dokumen dari ULP terkait pemenangan lelang dan dua dokumen kita bawa dari kantor perizinan terkait dokumen perusahaan yang dimenangkan," jelasnya.

Terkait kasus itu, Arliansyah mengatakan pihaknya sudah memeriksa 52 orang saksi. ‘’Masih ada proses selanjutnya. Jadi tunggu saja perkembangannya,’’ katanya.

Sebelumnya, pada Senin lalu (27/7), Kejari Merangin menetapkan 4 orang tersangka kasus korupsi pengadaan baju linmas di Dinas Satpol PP Merangin tahun anggaran 2018. Keempat tersangka yaitu berinisial SH selaku pelaksana kegiatan, inisial ACH ikut serta bersama sama sama inisial SH, inisial AZ selaku PA dan PPK, dan terakhir inisial ISK selaku ketua Pokja.(lil)





BERITA BERIKUTNYA
loading...