PetroChina Berlakukan Karantina Total, Jadi Klaster Baru Covid-19

Kamis, 30 Juli 2020 | 07:48:48 WIB

(ist/Jambione.com)

JAMBIONE.COM, KUALATUNGKAL- PetroChina Jabung Ltd menjadi klaster baru penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19) di Provinsi Jambi. Sampai Rabu (29/7) kemarin terdata sedikitnya 20 karyawan dan pekerja sub kontraktor di perusahaan minyak dan gas (migas) yang bekerja di lokasi area Betara Gas Plant (BGP) dinyatakan positif covid-19.

Untuk mencegah penyebaran (penularan) lebih banyak lagi, PetroChina sudah memberlakukan karantina total. Karyawan dan pekerja subkontraktor dilarang keluar dan masuk area perusahaan. Aturan karantina ini diberlakukan untuk mencegah bertambahnya pekerja di PetroChina yang positif kena virus covid-19.

"Ya saat ini karantina total diberlakukan PetroChina. Bagi yang di dalam (area perusahaan) tidak boleh keluar. Dan yang sudah di luar tidak boleh masuk," kata Sekda Tanjab Barat, Agus Sanusi kepada wartawan, Rabu (29/7) kemarin.

Menurut Sanusi, dari hasil rapid test saat ini total semua pekerja yang terkonfirmasi positif covid-19 sebanyak 20 orang. "Semuanya 20 orang yang sedang di isolasi. 16 orang di Rumah Sakit Siloam Jambi, 2 orang di Rumah Sakit Raden Mataher dan 2 orang lagi di Bapelkes," terangnya.

Sanusi mengatakan, semua biaya selama perawatan dan isolasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pihak PetroChina. Selain kebijakan pembatasan di area perusahaan, untuk mencegah meluasnya penyebaran virus tersebut, Satgas juga melakukan tracking dan mendirikan posko di Betara 6 hingga dua pekan ke depan.

"Hari ini kita buka posko di Betara 6 selama dua minggu kedepan. Dari pihak PetroChina akan melakukan sosialisasi dan edukasi serta menyiapkan standar protokol. Karena, sebelumnya kapolres sempat marah karena tempat isolasi yang disiapkan pihak PetroChina tidak memenuhi standar kelayakan," kata Sanusi.

Sementara itu, klaster baru di PetroChina berdampak pada penambahan jumlah kasus covid-19 di Provinsi Jambi. Rabu kemarin, tercatat terjadi penambahan kasus positiv covid-19 di Jambi sebantak 15 orang. Kini total pasien terkonfirmasi positif naik menjadi 154 orang. Sementara pasien sembuh juga bertambah dua orang, dari 113 menjadi 115 orang dan yang meninggal dunia masih 2 orang.

Juru bicara gugus tugas penanganan covid-19 Provinsi jambi, Johansyah mengatakan, 15 pasien baru terkonfirmasi positif Covid-19 tersebut semuanya dari klaster PetroChina. Menurut Johan, hasil dari screening pekerja PetroChina banyak yang reaktif. Dan hasilnya, 15 orang sudah terkonfirmasi positif.

" Untuk Klaster baru PetroChina, hasil koordinasi dengan pihak perusahaan dan gugus tugas Provinsi sedang kita tangani. Hasil, pelaporannya juga sudah masuk dalam Litbang Kemenkes," kata Johan.

Saat ini, dari 85 spesimen dan screening yang dilakukan 17 hasilnya sudah keluar. 15 Positif, dua negatif. Namun masih ada 68 lagi yang belum keluar. Adapun 15 orang yang terkonfirmasi positif tersebut, dari Kabupaten Batanghari 2 orang, Kota Jambi 4 orang, Tanjung Jabung Barat 2 orang, dan Sarolangun 3 orang. Kemudian, 3 orang lagi masing masing berasal dari Muarojambi, Kerinci dan Tanjab Timur. (son/kum)





BERITA BERIKUTNYA
loading...