Masuk Musim Kemarau, Warga Jangan Asal Membakar

Selasa, 04 Agustus 2020 | 10:51:14 WIB

Kepala DPKP Kota Jambi, Feriadi
Kepala DPKP Kota Jambi, Feriadi (ist/Jambione.com)

JAMBIONE.COM, JAMBI – Saat ini sejumlah wilayah di Provinsi Jambi, telah menetapkan status siaga karhutla. Meskipun di Kota Jambi tidak banyak hutan dan lahan, namun Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Jambi tetap waspada terhadap ancaman karhutla.

Sebab dikatakan Kepala DPKP Kota Jambi, Feriadi bahwa, pihaknya telah melakukan rakor bersama camat dan lurah untuk mengantisipasi musim kemarau. Tujuannya yakni, untuk mendata lahan-lahan kosong.

“Surat dari BMKG diketahui sudah jadwalnya masuk ke tahap kemarau. Maka dari itu kita juga antisipasi terjadinya musibah kebakaran, salah satunya di lahan-lahan yang kosong ditumbuhi oleh semak belukar,” bebernya.

Hal ini bukan tanpa alasan. Dijelaskan Feriadi, lahan kosong yang ditumbuhi semak belukar, pada umumnya jika masuk musim kemarau akan sangat mudah terbakar. “Kita minta camat lurah untuk mendatanya. Kalau kemarau kan semak belukar ini mengering dan mudah terbakar, hal itulah kiranya yang perlu kiuta antisipasi,” jelasnya.

Selain itu lanjut Feriadi, juga diharapkan peran pemilik lahan untuk mengantisipasinya. Sebab selama tahun 2019 lalu, sudah ada 70 kejadian kebakaran lahan kosong.

“Ya pada intinya pemilik lahan atau warga yang dekat di semak belukar kering, jangan asal membakar. Ini membahyakan, apalagi kemungkinan akan kekurangan air di musim kemarau juga harus diantisipasi,” pintanya.

Apalagi pada tahun lalu, sekitar 5 hektare lahan kosong di kawasan Tanjung Johor, Kecamatan Pelayangan terbakar dan hampir merembet ke pemukiman warga.

“Mengingat juga, tentu perlu peran dan kesadaran warga agar jangan bermain apai, atau membuang puntung rokok sembarangan. Kita harapkan jika ada kejadian kebakaran segera melaporkan ke dinas pemadam, agar cepat kita antisipasi,” pungkasnya. (ali)





BERITA BERIKUTNYA
loading...