Tutup 100 Sumur, Puluhan Pondok Illegal Drilling Dirobohkan

Rabu, 05 Agustus 2020 | 06:57:36 WIB

 RAZIA: Aparat gabungan melakukan penutupan lubang illegal drilling di Desa Lubuk Napal, Kecamatan Pauh, Sarolangun. Dalam razia ini petugas merobohkan 50 pondok dan menutup 100 lubang.
RAZIA: Aparat gabungan melakukan penutupan lubang illegal drilling di Desa Lubuk Napal, Kecamatan Pauh, Sarolangun. Dalam razia ini petugas merobohkan 50 pondok dan menutup 100 lubang. (Paradil Iwel/Jambione.com)

JAMBIONE.COM, SAROLANGUN- Sebanyak 50 pondok para pelaku ilegal drilling di desa Lubuk Napal kecamatan Pauh dirobohkan oleh aparat kepolisian dalam razia gabungan penertiban kegiatan illegal drilling, Selasa (4/8/2020) kemarin. Tidak hanya pondok para pelaku, anggota juga melakukan penertiban 100 sumur bor dengan cara merobohkan tiang polot sumur serta menutup lubang sumur dengan memasukkan batu, kayu dan cairan deterjen.

Kapolres Sarolangun AKBP Deny Heryanto melalui Kabag Ops Kompol Nazaruddin saat dikonfirmasi mengatakan bahwa razia gabungan tersebut terdiri dari anggota TNI sebanyak 40 personel, Polri 50 personel, 11 personel Sat-Pol PP dan 4 orang dari Dinas Lingkungan Hidup Sarolangun.

"Ya benar, tadi kita melakukan razia gabungan dalam rangka penertiban ilegal drilling di desa Lubuk Napal. Sebanyak 100 sumur yang aktif maupun tidak aktif kita tutup dan 50 pondok para pelaku kita robohkan. Disana juga kita sudah memasang police line," ujar Kabag Ops, Selasa (4/8/2020) kemarin.

Dijelaskannya, razia gabungan tersebut diawali dengan apel gabungan di Polsek Pauh, sekira pukul 09.00 Wib yang dipimpin langsung oleh Kapolres Sarolangun AKBP Deny Heryanto, Waka Polres Sarolangun Kompol Husni Tamrin, Pabung Mayor Mantoneri, Kapten Inf.Muktar dan anggota lainnya.

"Kita bergerak pukul. 09.30 menuju lokasi, sampai di lokasi sekira pukul. 10.30. Di lokasi kita tidak menemukan para pelaku ilegal drilling," katanya lagi.

Lanjutnya, penertiban selesai dilakukan sekira pukul. 14.00 wib dan selanjutnya tim gabungan kembali ke Polsek Pauh untuk melakukan apel konsolidasi.

"Sekitar jam dua siang selesai kegiatan penertiban, karena di lokasi hujan lebat, selanjutnya tim gabungan menuju Polsek Pauh," pungkasnya. (wel)





BERITA BERIKUTNYA
loading...