Kepincut Duda Muda Tajir Melintir Setelah Suami Pensiun

Rabu, 05 Agustus 2020 | 07:02:23 WIB

()

Habis manis sepah dibuang. Ungkapan itu sedang dirasakan Donwori, 53, saat ini. Ia ditinggal pergi istrinya, setelah tak bisa mencukupi kebutuhan lahir batin perempuan 45 tahun itu.

Ginanjar Elyas Saputra-Wartawan Radar Surabaya

Donwori baru sekitar tiga tahun ini pensiun. Praktis ia sudah tak punya pemasukan berlimpah, seperti sebelumnya. Ia hanya bisa bergantung pada uang pensiun yang harus ia hemat agar bisa cukup hingga hari tuanya.

 

Rupanya kondisi Donwori itu tak bisa dimengerti Karin. Tahu jika kini suaminya sudah tinggal sepah-sepahnya, Karin melenggang pergi. Ia kepincut dengan duda yang usianya masih kinyis-kinyis.

 

Dan yang lebih penting lagi, si duda, sebut saja namanya Donjuan yang usianya masih kepala 3 itu, juga tajir melintir. Karin pun klepek-klepek hingga tak ingat lagi kalau ia sudah bersuami dan punya buntut empat.

Tak eloknya, perselingkuhan Karin dengan Donjuan, sudah diketahui Donwori. Waktu itu Karin kepek alias ketahuan sedang ngopi syantek dengan Donjuan di sebuah kafe di pusat kota. “Yo tak seret muleh. Gak peduli didelok wong akeh,” cerita Donwori ditemui Radar Surabaya di Pengadilan Agama (PA) KLas IA Surabaya, Senin (3/8) lalu.

Sampai di rumah, pertengkaran hebat pun tak terelakkan. Donwori tak menyangka kalau istri yang sudah lebih dari dua dekade dinikahinya, selingkuh. Dengan pria yang lebih muda, ganteng, dan tajir pula. Donwori merasa harga dirinya diinjak-injak Karin.  “Mosok wes duwe anak papat sik ae kelayapan. Harusnya tobat, bukan kayak gitu,” ujar Donwori.

Pantas saja jika Karin rela meninggalkan suami dan anak-anaknya. Donjuan itu benar-benar royal ke Karin. Apa pun yang diminta Karin, ia turuti. Kosmetik mahal, sepatu made in luar negeri, perhiasan, gadget hingga urusan yang dalam-dalam, sakdek saknyet Karin berucap, pasti Donjuan belikan.

Bahkan, kebutuhan anak-anak Karin pun, ya Donjuan penuhi. Paling gres, anak Karin dibelikan gadget keluaran terbaru oleh Donjuan yang harganya semahal satu unit motor.

Tak hanya Donowori, perselingkuhan itu ternyata juga diketahui anak mbarep Karin. Hanya saja si anak tak berani cerita ke Donwori. Tapi, ya namanya bau bangkai, suatu saat pasti tercium juga. Ditutupi apa pun, ya tetap saja bau busuknya menyeruak. 

“Di kafe, senden-sendenan, kayak ABG ae. Ngisin-ngisini keluarga,” kata Donwori, masih gemas dengan Karin yang ngopi syantek dengan Donjuan di kafe.

Sebagai kepala rumah tangga, Donwori langsung bertindak tegas. Dirinya menceraikan istrinya itu sesegera mungkin. Agar tidak menjadi omongan tetangga dan keluarga jika diteruskan. Selain itu, dirinya juga malu, merasa direndahkan sebagai suami.

Beberapa keluarga Donwori sudah mengetahui kalau Karin selingkuh. Sebelum cerai, ia menceritakan alasannya, mengapa memutuskan untuk berpisah. Menurutnya percerian itu sebagai pelajaran bagi Karin dan anak-anaknya. Agar tidak terjerumus soal harta.

“Sudah saya beri kepercayaan sebagai istri, kok malah mengkhianati saya. Diberi kebebasan, eh melenceng dari ajaran agama,” ungkap Donwori tegas tapi ada nada pasrah di kalimatnya.  (*/opi)

Sumber: JawaPos.com




BERITA BERIKUTNYA
loading...