Mencuat Dugaan Pungli Dalam Proses Pencairan Dana Desa di DPPKAD Kerinci

Sabtu, 12 September 2020 | 15:53:34 WIB

()

JAMBIONE.COM, KERINCI - Kabar Dugaan pungutan liar (Pungli) di Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Kabupaten Kerinci, seperti sudah menjadi rahasia umum dalam proses menerbitkan SP2D pencairan Dana Desa (DD). 

Bahkan, informasi yang berkembang, dugaan Pungli tersebut di DPPKAD Kerinci, yang terjadi sudah lama. Namun, belum terungkap oleh pihak penegak hukum. 

Selain itu, dugaan pungli di Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Kabupaten Kerinci bukan hanya terjadi terhadap Kepala Desa (Kades), namun juga terjadi setiap pengurusan surat perintah membayar (SPM) setiap Dinas di lingkup Pemerintah Kabupaten Kerinci dan kontraktor. 

Arif, salah seorang warga Kerinci mengatakan, pungli di DPPKAD Kerinci bukan hanya kepada Kades, tapi juga terjadi setiap Dinas dan kontraktor yang akan mengurus pencairan. 

"Pungli di DPPKAD Kerinci sudah terjadi bertahun-tahun, namun tidak ada tindakan dari tim saber pungli," kata Arif. 

Dia menyebutkan setiap urusan administrasi pencairan dana di kantor tersebut harus melalui beberapa meja, setiap meja harus di beri uang agar proses lancar.

"Ada beberapa meja yang harus di lewati, harus diberi amplop pelicin, kalau tanpa ada amplop berkas tidak di proses," katanya. 

Dia minta kepada penegak hukum, untuk dapat menelusuri dugaan tersebut. "Tim Siber harus bertindak, dalam mengusut informasi tersebut,"pintanya. 

Sementara itu, kepala DPPKAD Kerinci, Nirmala, sampai saat ini belum bisa dikonfirmasi adanya informasi dugaan Pungli dalam melancarkan proses admistrasi dana Desa dan lainnya.(sau)





BERITA BERIKUTNYA
loading...