Dua Orang Gugur

367 Peserta Ikuti SKB

Selasa, 15 September 2020 | 10:45:28 WIB

Perserta SKB Pemkot Jambi kemarin dengan tertib menjalankan protokol kesehatan sebelum masuk ruang ujian.
Perserta SKB Pemkot Jambi kemarin dengan tertib menjalankan protokol kesehatan sebelum masuk ruang ujian. (Ali Ahmadi/Jambione.com)

JAMBIONE.COM, JAMBI – Pelaksanaan Seleksi Kompetisi Bidang (SKB), yang merupakan tahapan lanjutan seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) formasi 2019, khusus di lingkungan Pemkot Jambi, dipastikan 2 peserta gugur dalam seleksi tersebut, pada Senin (14/9) kemarin.

Kasi Mutasi dan Pengadaan Pegawai BKPSDMD Kota Jambi, Yuli Dwi Yusvita menyebutkan, total terdapat 367 peserta yang ikut dalam SKB tersebut. Mereka terbagi atas 3 sesi yang berbeda, dan tergabung dengan peserta dari Kabupaten Tanjab Barat.

“Ada dua yang tidak ikut, pertama dia tanpa keterangan. Satu lainnya terlambat,” sebut Yuli, meski enggan menyebut identitas peserta tersebut.

Meski di tengah pandemi Covid-19, pelaksanaan SKB tersebut tetap berjalan dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Bahkan sejak pagi, terlihat ratusan peserta mengular hingga ke jalan raya bergantian masuk ke lokasi ujian yakni Hotel BW Luxury.

“Iya, mereka satu persatu kita periksa. Sesuai protokol kesehatan, kalau di lantai 5 penuh, peserta menunggu di lantai 4. Begitu selanjutnya,” ungkap salah satu staf BKPSDMD Kota Jambi yang saat itu bertugas melakukan pengecekan.

Sementara itu, Sekretaris Badan BKPSDMD Kota Jambi, Nur Hamid Hadi mengatakan, dari hasil pengecekan tersebut tidak ditemukan adanya peserta yang suhunya di atas 37 derajat.

“Tidak ada kita temukan. Total ada 367 peserta yang ikut SKB. 2 tadi tidak hadir, otomatis itu gugur. Sementara 13 peserta lainnya, itu melaksanakan ujian di UPT BKN di luar Kota Jambi,” bebernya.

Meski para peserta dapat melihat langsung nilai SKB mereka, namun dirinya belum dapat memastikan kapan akan diumumkan peserta yang lolos SKB tersebut "Nanti jadwal ini akan disesuaikan dengan kondisi di Kota Jambi. Meski bisa melihat nilai, namun nanti akan direkon integrasi hasilnya," pungkasnya. (ali)





BERITA BERIKUTNYA
loading...