ASN dan DPRD Dilarang Keluar Daerah, Ini Alasannya

Rabu, 16 September 2020 | 18:46:43 WIB

Wakil Wali Kota Jambi, Mualana
Wakil Wali Kota Jambi, Mualana (Istimewa)

JAMBIONE.COM, JAMBI-  Kasus Covid-19 kembali meningkat drastis. Totalnya, pada Rabu (16/9) terdapat penambahan kasus sebanyak 14 orang. Untuk itu, pemerintah Kota Jambi saat akan lebih memperketat pengawasan terhadap masyarakat.

”Baik ditempat umum seperti pasar, café-café, mall dan taman wajib menggunakan masker. Penegakan disiplin juga kembali diterapkan. Saksi berupa denda dan sanksi sosial juga kembali diberlakukan,” kata Maulana dalam Konferensi Pers secara virtual Rabu (16/9).

Ia juga menegaskan bahwa, bagi ASN dan Anggota DPRD juga tidak lagi diperkennakan untuk keluar daerah. Kecuali yang sifatnya sangat penting. Itupun harus dengan prosedur yang dipersulit. Seperti izin atasan, melampirkan bukti hasil swab negatif, serta dokumen lain. “Pada intinya, tidak boleh. Sanksi bagi ASN tentu akan dilakukan berjenjang. Saya kira teman-teman DPRD juga mengerti kondisinya dan sudah memahami,” katanya.

Ia juga mengatakan bahwa saat ini yang harus diwaspadai adalah adanya arus keluar masuknya warga baik yang berasal dari Kota Jambi maupun yang dari luar kota Jambi. Pasalnya, sudah ditemukan klaster dari perjalanan keluar daerah. Untuk itu, ia meminta agar para ketua RT untuk memantau wilayahnya masing-masing.

“Jika ada orang yang datang ke wilayah kita, tolong dicek hasil swabnya, kalau tidak ada suruh mereka swab dulu, itu demi keamanan bersama,” katanya. (ali)

 

 





BERITA BERIKUTNYA
loading...