CE-Ratu 1, Fachrori-Syafril 2 dan Haris-Sani 3

‘Perang’ Dimulai, Adu Kuat Mesin Politik

Jumat, 25 September 2020 | 07:24:53 WIB

(Khusnizar/Jambione.com)

JAMBIONE.COM, JAMBI- ‘Perang’ terbuka antar tiga pasangan calon (Paslon) Gubernur-Wakil Gubernur Jambi  dimulai. KPU Provinsi Jambi sudah melakukan pengundian nomor urut pasangan calon, Kamis (24/9) kemarin. Pasangan Cek Endra- Ratu Munawaroh (CE-Ratu) mendaspat nomor 1, Fachrori Umar-Syafril Nursal (FU-Syafril) nomor 2 dan, pasangan Al Haris-Abdullah Sani (Haris-Sani) nomor 2.

Pasca mendapatkan nomor urut, berikutnya tahapan kampanye dimulai,  Sabtu, 26 September besok hingga 5 Desember mendatang. Mengingat Pilgub kali ini berlangsung di tengah pandemi covid-19, ruang gerak paslon dan tim melakukan sosialisasi sangat terbatas. Oleh sebab itu, selain faktor daya tarik figur, kekuatan mesin politik (jaringan partai pengusung) juga sangat menentukan.

Seperti diketahui, pasangan nomor urut 1 CE-Ratu diusung Golkar dan PDIP. Nomor urut 2 FU-Syafril diusung Partai Demokrat, Gerindra, Hanura, PPP dan Berkarya. Sementara nomor urut 3 Haris -Sani  diusung PKS, PKB dan PAN. Untuk bisa memenangkan pertarungan, ketiga paslon harus bisa menggerakkan jaringan partai pengusungnya hingga ke kepelosok.

Kemudian, Adu visi misi, adu strategi untuk meraih dukungan dari masyarakat--pemilih—mulai dijalankan paslon dan timnya. Dan, yang terpenting, ketiga paslon harus benar benar mematuhi protokol kesehatan. Mengingat Pilkada kali ini berlangsung di tengah pandemi covid-19.

Pengamat Politik dari Unja Dori Efendi mengatakan, Pilkada di tengah pandemic covid-19 ini, para paslon dan tim dituntut lebih kreatif dan bisa mengerakkan semaksmimal mungkin mesin partai. Menurut dia, kekurangan atau keterbatasan akibat covid-19 ini bisa dijadikan kelebihan.

Dia mencontohkan soal nomor urut paslon. Tim sukses paslon dituntut kreatif menciptakan nomor urut menjadi daya tarik sehingga menjadi hegemoni ditengah masyarakat. ‘’ Dalam teori politik, nomor urut itu tidak berpengaruh terhadap apapun. Angka angka itu tidak ada yang sakral. Tapi, jika tim nya kreatif, angka ini bisa menjadi menarik,’’ katanya.

Dori kemudian mencontohkan tim nomor urut 2, FU-Syafril, sudah terlihat mengkait kaitkan nomor urut 2 selalu menjadi pemenang di Pilgub Jambi. ‘’ Dikaitkan dengan masa HBA dan Zola. Ini sudah termasuk kreatif. Tim nomor urut 1 CE-Ratu dituntut juga harus bia membuat angka satu itu menarik. Begitu juga timk nomor urut 3 Haris-Sani,’’ jelasnya.

Kemudian soal mesin politik, menurut Dori, paslon juga harus menggerakkan mesin partai pengusung semaksmal mungkin. Karena partai sudah memiliki infrastruktur atau jaringga hingga ke tingkat desa. Untuk bisa menggerakkan kekuatan mesin partai ini, tentu paslon harus mengeluarkan cost atau uang politik cukup besar.

‘’ Uang politik ini beda ya dengan money politik. Untuk menggerakkan jaringan pastai yang cukup besar, tentu butuh biaya yang besar pula. Tanpa uang politik, rasanya sulit mesin partai bergerak maksimal,’’ katanya.

Selain itu, lanjut Dori, paslon juga bisa memanfaatkan jaringan media online dan media sosial untuk mensosialisasikan visi misinya. Untuk menggerakkan ini, juga diperlukan tim yang kreatif. ‘’ Jadi masih banyak cara yang bisa dilakukan di tengah pandemic ini. Yang penting tim paslon harus kreatif,’’ tegasnya.

Dan yang tidak kalah penting, menurut Dori, kedsiplinan paslon dan timnya mematuhi protokol kesehatan juga menjadi penilaian masyarakat. Karena dari kedisiplinan diri paslon itu bisa menjadi daya tarik dan simpati dari masyarakat. ‘’ Harus dimulai dari paslon dulu. Masyarakat pasti akan menilai, mana paslon yang disiplin mematuhi protokol kesehatan dan mana yang abai. Selain menjadi contoh, kepatuhan paslon ini juga bisa mendidik masyarakat,’’ pungkasnya.

Sementara itu, Proses pengundian nomor utut paslon kemarin berlangsung di Swiss-Belhotel Jambi. Rangkaian acara digelar secara ketat penerapan protokol kesehatan. Hal ini mengingat Pilkada serentak kali ini digelar ditengah pandemi Covid-19.

Pada kesempatan itu, pasangan calon hanya diperbolehkan membawa tim pemenangan dan simpatisan sesuai dengan aturan yang berlaku. Kemudian juga para penyelenggara baik petugas KPU dan Bawaslu pun ikut dibatasi yang bisa ikut menyaksikan di ruangan dimana tahapan tersebut digelar.

KPU Provinsi Jambi juga memfasilitasi publikasi Kepada masyarakat dan rekan-rekan Pers untuk menghindari kerumunan, melalui Live streaming YouTube KPU Provinsi Jambi dan Facebook KPU Provinsi Jambi. Pertama-tama, masing-masing pasangan calon diminta untuk mengambil nomor antrian mencabut nomor urut.

Pasangan Fachrori-Syafril mendapat kesempatan pertama mengambil nomor urut, kemudian dilanjutkan pasangan Cek Endra-Ratu Munawaroh. Kemudia pasangan Haris-Sani dapat giliran terakhir.

Dalam pencabutan nomor urut, masing-masing Paslon kemudian mengambil satu nomor di dalam sebuah tempat kemudian dibuka secara bersama-sama. Hasilnya, pasangan Cek Endra-Ratu Munawaroh (CERAH) mendapatkan nomor urut 1 (satu), kemudian pasangan Fachrori Umar-Syafril Nursal (BERKAH) mendapatkan nomor urut 2 (dua) dan pasangan Al Haris- Abdullah Sani (MANTAP) mendapatkan nomor urut 3 (tiga).

Ketua KPU Provinsi Jambi, H M Subhan Menyebutkan, sesuai dengan PKPU 5/2020 tentang tahapan, jadwal, dan program kemarin melaksanakan Rapat Pleno terbuka pengundian nomor urut pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jambi pada pemilihan serentak 2020.
"Rapat pleno terbuka ini dilakukan setelah kemaren KPU Provinsi Jambi melaksanakan satu tahapan penting lainnya yakni rapat pleno penetapan pasangan calon, sehingga ada 3 Pasang yang sudah di tetapkan dan melaksanakan pencabutan Nomor Urut," jelasnya.

Pleno terbuka ini dilaksanakan dengan menggunakan protokol kesehatan yang sangat ketat, hal ini sangat penting dilakukan dan dipatuhi oleh semua pihak dalam rangka memutus mata rantai penyebaran Covid-19. KPU RI kembali menetapkan perubahan PKPU tentang pelaksanaan pilkada ditengah Covid-19, yakni PKPU 13/2020 perubahan dari PKPU 10 dan PKPU 6.

"Dalam PKPU terbaru yang termuat terkait dengan Tim Penghubung Pasangan Calon hanya Satu orang yang diperbolehkan masuk Rapat Pleno Terbuka, sehingga hanya ada 3 orang termasuk Calon Gubernur dan Wakil Gubernur," paparnya.

Ditambahkan Komisioner KPU Provinsi Jambi Divisi Teknis Penyelenggaraan M. Sanusi, terkait tatacara pengundian nomor urut tersebut pertama pasangan calon yang hadir terlebih dahulu akan mendapatkan kesempatan pertama untuk mengambil nomor urut undian, begitupun berikutnya.

"Kemudian Paslon yang mendapatkan nomor paling kecil akan diberi kesempatan untuk mencabut nomor undian begitupun berikutnya, setelah semua Paslon mengambil nomor urut maka secara bersama- sama membuka nomor undian untuk diperlihatkan kepada publik," demikian tuturnya.

Selain itu dalam pengundian nomor urut ini pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur akan mengambil nomor urut di dalam Ambung yang di buat secara tradisional oleh masyarakat Jambi dan Nyiru, nomor urut di letakkan di dalam satu wadah yang telah di siapkan, ini dilakukan dalam rangka mengangkat budaya lokal oleh KPU Provinsi Jambi.

KPU Provinsi Jambi berharap dengan di cabut nya Nomor Urut Pasangan Calon, maka segera dilaksanakan tahapan Kampanye. Di himbau kepada Calon Gubernur dan Wakil Gubernur untuk mengikuti regulasi yang ditetapkan terutama dalam penerapan dan disiplin protokol kesehatan.

Usai pengambilan nomor urut, Cek Endra dalam kesempatan jumpa pers secara virtual menyebutkan, makna nomor satu bagi dirinya bersama Ratu Munawaroh adalah mewujudkan Jambi satu. "Nomor urut satu ini mudah-mudahan membawa keberkahan menuju Jambi satu," katanya.

Seain itu, pasangan CE-Ratu mendukung Pilkada serentak 2020 ini diselenggarakan secara menerapkan protokol kesehatan yang ketat. "Kami akan mengikuti segala aturan, tidak boleh mengumpulkan masa secara masif dan melanggar saat kampanye. Ini demi kebaikan kita bersama," tukasnya.

Lalu, Cawagub Jambi Syafril Nursal mengatakan, dirinya bersama Fachrori Umar bersyukur telah mendapatkan nomor urut 2. "Alhamdulillah kami mendapatkan nomor 2," katanya dalam kesempatan jumpa pers yang digelar secara virtual.

Menurut dia, nomor urut 2 ini merupakan nomor yang berada di tengah antara nomor urut 1 dan nomor urut 2. "Nomor 2 adalah nomor keberkahan bagi kami. Nomor 2 itu merupakan nomor yang akan menampung nomor 1 dan 3," tuturnya.

Sementara itu, Cagub Jambi Al Haris mengatakan nomor urut 3 mempunyai banyak makna bagi dirinya bersama Abdullah Sani. "Nomor 3 tiga ini punya banyak makna bagi kami. Kami sejak awal sudah memulai dengan salam 3 jari," katanya dalam jumpa pers yang digelar secara virtual.

Selain itu, Haris juga menyebutkan bahwa konsep pembangunan di Jambi pun harus merata dengan memperhatikan 3 wilayah yaitu Jambi Barat, Jambi Tengah dan Jambi Timur.

"Namun yang paling penting, bagaimana bisa masyarakat nantinya memilih nomor 3," tukasnya.(fey) 





BERITA BERIKUTNYA
loading...