KASN Kembali Surati Gubernur Jambi, Minta Enam Pejabat Nonjob Dikembalikan ke Jabatan Semula  

Rabu, 14 Oktober 2020 | 21:22:27 WIB

()

 

Jambione.com, JAMBI- Gubernur Jambi mendapatkan teguran keras dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN). Sebagai Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK), Gubernur Jambi non aktif Fachrori Umar belum juga mengembalikan enam pejabat pemprov yang di nonjobkan  akhir 2019 lalu ke jabatannya semula.

Padahal, KASN sudah menngeluarkan rekomendasi agar ke enam pejabat tersebut dikembalikan ke jabatan semula. Karena KSN menilai kebijakan gubernur me non jobkan enam pejabat tersebut menyalahi aturan.

            Teguran tersebut tertuang dalam surat Nomor: B-2940/KASN/10/2020, tertanggal 1 Okpotber 2020, bersifat Penting dengan Perihal Penegasan Tindak Lanjut Rekomendasi KASN Nomor: B-677/KASN/02/2020 Tanggal 28 Februari 2020. ‘’Berdasarkan catatan KASN bahwa Rekomendasi Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) melalui Surat Rekomendasi Nomor. B-677/KASN/02/2020 tanggal 28 Februari 2020 belum Saudara tindaklanjuti sesuai dengan ketentuan UndangUndang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara,’’ begitu bunyi salah satu poin dalan surat KASN tersebut.

            Substansi dalam surat tersebut, ditegaskan bahwa Gubernur Jambi sebagai PPK, dalam pengambilan keputusan demosi dan pemberhentian dari Jabatan Struktural seharusnya dilaksanakan pemeriksaan langsung atau Berita Acara Pemeriksaan kepada para PNS tersebut.

Prosedur tersebut tercantum dalam dalam Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin PNS dan Peraturan Kepala Badan Kepegawaian Negara Nomor 21 Tahun 2010 tentang Ketentuan Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin PNS.

            Sementara Pemerintah Provinsi Jambi hanya menggunakan pertimbangan hasil uji kompetensi dan evaluasi kinerja. Sehingga tidak sesuai dengan ketentuan dalam Peraturan Pemenntah Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin PNS.

            Atas beberapa hal di atas. KASN menyimpulkan dan menegaskan bahwa surat Rekomendasi Nomor: 843964/KASN/11/2019 tanggal 18 November 2019 dinyatakan dibatalkan dan dinyatakan tidak berlaku. Oleh karena Itu, KASN merekomendasikan kepada Gubernur Jambi selaku Pejabat Pembina Kepegawaian, agar meninjau kembali Keputusan Gubernur Jambi yang berkaitan dengan demosi dan pemberhentian 6 (enam) Pimpinan Tinggi Pratama tersebut dan mengangkat kembali pada Jabatan semula atau yang setara.

            Berikut daftar nama 6 (enam) ASN yang didemosi dan dibebaskan dari JPT Pratama di lingkungan Pemerintah Provinsi Jambi pada tanggal 17 Februari 2020. Yaitu,  Drs. Ujang Hariadi (jabatan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata. Drs. Ariansyah, MW (jabatan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan). Edy Kusmiran. S.STP (jabatan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran).

Kemudian Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama yang diberhentikan dari Jabatannya, Agus Herianto (jabatan Kepala Dinas Pendidikan), H. Husain. S.IP.ME (jabatan Kepala Badan Kepegawaian Daerah). Drs. H. Amsyamedi. M.Si. (jabatan Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat dan Kemasyarakatan). ASN meminta tindak lanjut surat rekomendasi tersebut agar segera dilaksanakan dalam waktu 14 hari setelah surat ini diterima.

            Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Jambi, Johansyah ketika dikonfirmasi mengatakan surat KASN tersebut belum diterima Pemprov Jambi. Sehingga dia belum bisa menyampaikan komentar. “Belum diterima aslinya. Hanya melalui WA. Namun sudah diketahui Pjs Gubernur. Kalau surat aslinya sudah kami terima, barulah Pjs Gubernur melakukan pembahasan,” kata Johan. (rey)

 

 

 





BERITA BERIKUTNYA
loading...