Didampingi Maryadi Syarif, Cek Endra Bertemu Tokoh Lidung

Minggu, 22 November 2020 | 15:20:09 WIB

()

JAMBIONE.COM, JAMBI- Cek Endra melanjutkan safari politiknya. Memperkuat basis pertahanan di Sarolangun, Cek Endra bertemu tokoh Desa Lidung. Ia didampingi Maryadi Syarif, tokoh berpengaruh sekaligus mantan Wabup Sarolangun.

Pertemuan itu berlangsung Ahad, selepas Zuhur. Yang hadir perwakilan tokoh adat, tokoh agama desa setempat.

Mereka menyambut gegap gempita kedatangan Cek Endra. Bupati Sarolangun itu tak sendiri. Ia diiringi istrinya, Rosita Endra dan Gerry, putra kandungnya.

Cek Endra juga ditemani tokoh bepengaruh Lidung sekaligus mantan Wabup Sarolangun, Maryadi Syarif.

Ketua MUI Sarolangun itu ikut menyeru-nyeru warga, untuk bersatu memilih CE-Ratu pada 9 Desember mendatang.

"Kita masyarakat Lidung harus bersatu. Sebagaimana dulu, kita bersatu mengantar HBA menjadi Gubernur dan Alhamdulillah jadi. Kali ini, kita antar Cek Endra untuk mengulangi kembali sejarah kemenangan masa lalu,"katanya.

Maryadi Syarif punya alasan kenapa getol mengajak warga mencoblos Cek Endra. 

"Dari tiga kandidat ini, saya tahu persis rekam jejak pak Cek Endra. Bagaimana hubungannya dengan warga. Bagaimana dia memperjuangkan agama, syariat Islam. Berkeringat mengajak warga Sholat berjamaah,"jelasnya.

Menurut mantan dosen UIN STS Jambi itu, Cek Endra punya komitmen tinggi terhadap dunia ponpes. Ia dicintai para ulama, karena konsisten menegakkan syariat Islam. Karena keberpihakannya pada agama.

"Sebagai orang awam, kita yakin bahwa pilihan ulama itu tak mungkin keliru. Cek Endra adalah kandidat yang disokong para kyai dan pimpinan ponpes se Jambi,"jelasnya.

"Saya mengajak ayo bersatu dukung CE-Ratu. Saya mohon dengan sangat,"imbuhnya.

Cek Endra bahagianya bukan main, menengok kekompakan warga Lidung, kampung halaman Yusniana, istri mantan Gubernur Jambi itu. Ia berterimakasih atas dukungan warga.

"Saya ingin mengabdi dan bekerja untuk rakyat. Bukan untuk gagah-gagahan atau mencari kaya. Kalau mikir kepentingan pribadi, saya lebih memilih pensiun dan istirahat bersama keluarga. Tapi, saya ingin mewakafkan diri untuk memajukan daerah,"jelasnya.

Dengan jabatan, Cek Endra mengaku ingin berdakwah. Bagaimana meningkatkan mutu ponpes, memperhatikan guru ngaji dan memajukan dunia pondok.

"Supaya santri-santri kita maju. Punya daya saing dalam menghadapi tantangan global,"jelasnya.

Cek Endra lantas membeberkan bagaimana memajukan Jambi, utamanya mengereka ekonomi warga.

"Kita sudah merancang untuk membangun industri hilir. Nantinya produk pertanian maupun perkebunan dari Jambi akan dijual dalam bentuk barang jadi, bukan lagi bahan mentah. Sehingga ada peningkatan pendapatan petani. Lalu, pastilah akan banyak terbuka lapangan kerja. Sehingga pengangguran akan berkurang. Ini tekad saya,"bebernya.

Bagaimana investasi menjadi leading sektor, kedepannya. Satu perusahaan saja bisa menampung banyak tenaga kerja.

"Peluang-peluang ini yang akan kita buka,"katanya.

Acara dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab. Menjelang ashar, Cek Endra izin pamit. Ia beringsut setelah berswafoto dan melempar salam.(fey) 





BERITA BERIKUTNYA
loading...