APBD Tahun 2021 Turun 9,30 Persen, Disdik Dapat Porsi Terbesar

Rabu, 02 Desember 2020 | 07:31:23 WIB

()

JAMBIONE.COM, JAMBI -Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Jambi tahun 2021 sudah disahkan DPRD Provinsi Jambi, Senin (30/11) malam. Dalam laporan Badan Anggaran (banggar) DPRD Provinsi Jambi terhadap pembahasan rancangan APBD Tahun Anggaran 2021 disebutkan, pendapatan daerah diproyeksikan Rp 4.294.675.328.808,00 menurun sebesar Rp 399.321.495.035,00 atau 9,30 persen dari APBD tahun anggaran 2020 sejumlah Rp 4.693.996.823.843.

Juru bicara banggar DPRD Provinsi Jambi, Akmaludin menyampaikan alokasi belanja daerah pada tahun anggaran 2021 sebesar Rp 4.516.148.844.342. Berkurang Rp 728.690.126.725, atau 16,14 persen dibandingkan dengan Belanja Daerah pada APBD tahun anggaran 2020 Rp 5.224.838.971.067,04.

“Sedangkan total penerimaan pembiayaan daerah pada Rancangan APBD Tahun Anggaran 2021 Rp 239.473.515.534, juga menurun Rp 311.368.631.690,04 atau 130,02 persen dibandingkan dengan APBD Murni Tahun Anggaran 2020,” kata politisi PDIP dapil Batanghari ini. 

Sementara itu, untuk alokasi belanja Organisasi Perangkat daerah (OPD), yang mendapat porsi tersebasar adalah Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Jambi. Yakni Rp 1.547.317.087.412 (Rp 1,5 Triliun lebih). Sedangkan Dinas PUPR yang biasanya mendapat porsi anggaran besar, kali ini hanya mendapat Rp 286.079.739.922 (Rp 286 Miliar lebih).

Menurut Akmal, APBD Provinsi jambi 2021 difokuskan pada empat hal utama. Yaitu penanganan kesehatan, khusunya penanganan Covid-19. Utamanya fokus pada vaksinasi. Kemudian, yang kedua, kebijakan pemerintah yang berkaitan dengan perlindungan sosial. Terutama bagi kelompok yang kurang mampu dan rentan.

Lalu ketiga, kebijakan pemerintah yang berkaitan dengan program pemulihan ekonomi, dan keempat, melakukan reformasi struktural baik di bidang kesehatan, pendidikan, perlindungan sosial dan lain-lain untuk membangun fondasi yang lebih kuat.

Dalam pandangannya, Banggar DPRD Provinsi Jambi menyarankan kepada Banggar Pemprov Jambi betul betul melakukan penanggulangan dan pemulihan pandemi Covid19 dengan langkah yang cepat, tepat, terpadu dan sinergis. Fokusnya tetap pada penanganan bidang kesehatan, penanganan ekonomi serta penyediaan jaring pengaman sosial.

Kemudian, DPRD juga menyarankan anggar Banggar mendorong Pemprov melaksanakan pembangunan daerah yang dibiayai oleh APBD Provinsi Jambi mengacu pada prinsip akuntabilitas, transparansi, efektivitas dan berkelanjutan. Terutama Badan Anggaran meminta kepada APIP untuk melakukan pengawasan terhadap program dan kegiatan OPD yang berhubungan langsung dengan kegiatan pengadaan barang dan jasa.

‘’ Badan Anggaran meminta pemerintah provinsi Jambi mencari sumber-sumber pendapatan daerah untuk meningkatkan daya tarik para investor melakukan penanaman modal. Ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sebagai upaya mendorong pertumbuhan ekonomi,’’ kata Akmal.

Pemprov Jambi harus bisa menggali dan mengoptimalkan sumber-sumber pendapatan sesuai dengan kewenangan daerah. Kedua, peningkatan kualitas SDM pengelola pendapatan daerah. Dan melakukan peningkatan sarana dan prasarana yang mendukung peningkatan Pendapatan Daerah. (ist)






BERITA BERIKUTNYA
loading...