Polisi Gerebek Tempat Pengoplosan Minyak di Kenali Asam Bawah

4 Tahun Buron, Terpidana Penimbun 2 Ton Solar Ditangkap

Jumat, 08 Januari 2021 | 07:28:00 WIB

(Ist/Jambione.com)

JAMBIONE.COM, JAMBI- Berakhir sudah pelarian Toke minyak Ilegal, Gunardi alias Gun. Terpidana tindak pidana Migas ini ditangkap Tim Tangkap Buronan (Tabur) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jambj dan Kejaksaan  Negeri (Kejari) Jambi, Kamis (7/1) kemarin. Sebelumnya, Gunadi sudah 4 tahuh jadi buronan. Dia masuk daftar pencarian orang (DPO) Kejati Jambi sejak 16 Mei 2016.

Penangkapan Gunardi dilakukan berdasarkan Putusan MA Nomor : 1851 K/Pid.Sus/2015 tanggal 16 Mei 2016 yang menguatkan Putusan Pengadilan Tinggi Jambi No.10/Pid.Sus/2015/PT.Jmb tanggal 8 April 2015 dalam kasus Tindak Pidana Migas. Dalam kasus ini, Gunardi divonis dengan pidana penjara 6 bulan dan denda Rp. 500.000.000, subsidair kurungan 1 bulan.

Kasi Penkum Kejati Jambi, Lexy Fatharany mengatakan Gunardi ditangkap di kawasan 16 Kecamatan Mayang, Kota Jambi. Sebelumnya, setelah Tim Tabur memperoleh informasi DPO tinggal di wilayah tersebut. ‘’ Terpidana digerebek di rumah kontrakannya tanpa perlawanan," kata Lexi didampibgi Kasi Intel Kejari Jambi, Rusydi Sastrawan dan Kasi Pidum, I Putu Eka Suryana.

Lexi menjelaskan Gunardi terlibat kasus tindak pidana Migas pada tahun 2013 lalu. Ketika itu dia ditangkap polisi karena memiliki dan menyimpan 2 ton BBM jenis solar tanpa izin. Soalr tersebut disimpan dalam 2  unit tedmon dan 17  jerigen.

Kemudian, dia menjalani proses hukum Terpidana melanggar Pasal 53 huruf c UU RI Nomor 22 tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi. Setelah divonis majelis hakim Pengadilan Negeri Jambi, Gunardi mengajukan banding dan kasasi. ‘’ Mahkamah Agung mengeluarkan putusan banding poada 16 Mei 2016. Dia divonis 6 Bulan penjara dan denda Rp 500 juta subsidair 1 bulan kurungan,’’ katanya.

Namun, ketika hendak dieksekusi, Gunardi menghilang. Pelariannya akhirnya terhemnti setelah empat tahun buron. ‘’ Setelah ditangkap, terpidana akan kami eksekusi ke Lapas Klas IIA Jambi," pungkasnya.

Dibagian lain, tim gabungan Polsek Kotabaru dan Polresta Jambi menggerebek tempat pengolahan minyak oplosan di RT 25 Kelurahan Kenali Asam Bawah, Kecamatan Kotabaru, Kota Jambi Kamis (7/1). Beberapa mobil truk yang sudah dimodifikasi dan sejumlah orang diamankan dalam penggerebekan tersebut.

Selain itu, polisi juga mengamankan puluhan ton minyak yang diduga oplosan berjenis pertalite.  "Selain minyak kita juga mengamankan beberapa mobil truk yang telah dimodifikasi. Kemudian sejumlah orang juga kita amankan. Statusnya masih saksi," kata Kasat Reskrim Polresta Jambi, Kompol Handres didampingi Kapolsek Kotabaru, Kompol Afrito Marbaro.

Selanjutnya, barang bukti dan sejumlah orang yang diamankan dibawa ke Polresta Jambi untuk proses lebih lanjut. " Barang bukti mobil dan minyak kita amankan di Polsek Kotabaru," katanya. (ist)





BERITA BERIKUTNYA
loading...