Seminggu tak Diangkut, Warga Goro Bersihkan Sampah

Selasa, 12 Januari 2021 | 06:56:00 WIB

Warga terpaksa bergotong royong membersihkan sampah di sepanjang jalan karena kesadaran warga membuang sampah di tempat yang ditentukan masih kurang.
Warga terpaksa bergotong royong membersihkan sampah di sepanjang jalan karena kesadaran warga membuang sampah di tempat yang ditentukan masih kurang. (Idrus/Jambione.com)

JAMBIONE.COM, KERINCI -Dalam rangka menjaga kebersihan lingkungan ditengah Pandemi saat ini serta mencegah perkembangan biakan nyamuk Aedes aegypti atau yang lebih dikenal dengan sebutan nyamuk penyebab demam berdarah, pemerintah desa Sebukar kecamatan Tanco kabupaten Kerinci melaksanakan gotong royong membersihkan lingkungan Pada Senin (11/01/2021) 

Hal ini mengingat Persoalan sampah di Kabupaten Kerinci, tak bisa hanya bisa bertumpu dengan petugas kebersihan saja untuk mengatasinya.

Akan tetapi, perlu adanya kerjasama yang baik dan bantuan masyarakat Desa masing-masing agar membuang sampah pada tempat yang telah disediakan, dan tidak membuang sampah sembarangan.

Inilah yang dilakukan Kades Sebukar, Syukran, dengan usia yang masih muda dan semangat kerja yang tinggi. menanggapi keluhan masyarakat Desa Sebukar, maupun keluhan masyarakat luar, ia mengajak Pemerintah Desa Sebukar berinisiatif melaksanakan Gotong Royong pembersihan sampah dilokasi tempat pembuangan sampah yang berada dipinggir jalan.

Hal ini mengingat, sampah yang telah menumpuk hingga kebadan jalan, dan bau busuk dikarenakan sudah hampir 1 Minggu sampah tidak diangkut oleh petugas kebersihan dari Dinas LH Kabupaten Kerinci.

"Hari ini kami dari Pemdes Sebukar, gotong royong pembersihan sampah yang telah menumpuk. Ini dilakukan, mengingat keluhan masyarakat akhir-akhir ini," ujar Syukran, Kades Sebukar.

Bukan hanya itu saja sambung Syukran, ini juga dilakukan mengingat Desa Sebukar juga telah dijadikan lokasi pintu gerbang masuk ke Bandara Depati Parbo Kerinci. Tentunya harus bersih dari sampah, karena nanti jalan Desa Sebukar tentu akan dilewati oleh berbagai tamu dan pengunjung wisatawan dari luar setelah turun dari bandara.

"Kita berharap kedepannya, ada solusi dari Dinas LH Kabupaten Kerinci lokasi pembuangan sampah bukan di Desa Sebukar lagi, karena sudah menjadi jalur yang akan ditempuh oleh penumpang Bandara," tegas Kades Syukran, yang juga merupakan pendiri Mahasiswa Pencinta Alam (Mapala) IAIN Kerinci.

Kades juga menegaskan kepada masyarakat yang dari luar Desa Sebukar, agar tidak membuang sampah di Desa Sebukar. "Apalagi banyak warga yang membuang sampah, hanya main buang saja, hingga menumpuk dipinggir jalan tanpa memasukan kedalam bak sampah yang telah disediakan," bebernya.

Untuk itu Kades menghimbau, mari sama-sama menjaga kebersihan menuju Desa yang bersih dan sehat.(yuf)





BERITA BERIKUTNYA
loading...