Nafsu tak Terbendung, Ardi Cabuli Anak Dibawah Umur

Kamis, 14 Januari 2021 | 07:18:38 WIB

ASUSILA: Pelaku pencabulan, Ardi Susanto (24)  meringkuk dijeruji besi usai ditangkap aparat kepolisian.
ASUSILA: Pelaku pencabulan, Ardi Susanto (24) meringkuk dijeruji besi usai ditangkap aparat kepolisian. (Bambang/Jambione.com)

JAMBIONE.COM, BATANGHARI - Ardi Susanto (24) warga RT 06 Desa Tanjung Marwo Kecamatan Muara Tembesi, kini meringkuk dijeruji besi untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya. Ardi terjerat kasus pencabulan. Ia mencabuli anak dibawah umur usai mengajak korban jalan-jalan ke taman yang berada di kecamatan Muaratembesi.

Kasat Reskrim Polres Batanghari IPTU Piet Yardi  melalui Kanit PPA IPDA Alzoeby menjelaskan kronologis kejadian, yakni pelaku mengajak korban berjalan - jalan di seputaran taman remaja Muara Tembesi pada  Jumat 1 Januari 2020 sekira pukul 16.00 WIB.

Kemudian lanjut Kanit,  tersangka mengajak korban ke rumah teman pelaku di Desa Jebak Kecamatan Muara Tembesi. Diketahui rumah teman pelaku dalam keadaan kosong setelah itu pelaku dan korban duduk - duduk di rumah tersebut.

"Modus pelaku mengajak korban berjalan - jalan di seputaran taman remaja Muara Tembesi, lalu kemudian membawa korban ke desa Jebak Kecamatan Muara Tembesi, dan mengatakan akan kerumahnya. Setelah itu korban dibujuk rayu dan diiming - imingi apabila korban hamil pelaku akan mempertanggungjawabkan," kata Alzoeby
Rabu (12/1) kemarin.

Dikatakan Alzoeby, untuk kronologis penangkapan dilakukan Sabtu 09 Januari 2020 sekira pukul 10.00 WIB. Anggota unit PPA mendapatkan informasi keberadaan pelaku yang diketahui berada di rumah pelapor di RT 05 Desa Tanjung Marwo Kecamatan Muara Tembesi. Setelah mendapatkan informasi tersebut Kanit PPA langsung berkoordinasi dengan anggota unit Reskrim Polsek Muara Tembesi dan langsung menuju lokasi yang diinformasikan.

"Setelah sampai di lokasi pelaku sedang tidur, kemudian anggota langsung mengamankan pelaku dan membawa ke Polres Batanghari," tutur Kanit.

Atas perbuatannya pelaku diancam pasal 81 ayat 2 Nomor 17 tahun 2016 tentang perlindungan anak dengan ancaman pidana paling singkat lima tahun, dan paling lama 15 tahun. (bam)





BERITA BERIKUTNYA
loading...