Hanya Rp43,8 Miliar untuk Jalan Status Kota

Kamis, 14 Januari 2021 | 07:23:25 WIB

Kepala Bidang Bina Marga Kota Jambi, Agus
Kepala Bidang Bina Marga Kota Jambi, Agus (Ist/Jambione.com)

JAMBIONE.COM, JAMBI- Tahun 2021 tak banyak lagi anggaran yang dikelola oleh Bidang Bina Marga Dinas PUPR Kota Jambi. Jumlahnya menurun drastis jika dibanding 2020 lalu. Pada 2021 ini Bina Marga Kota Jambi hanya akan mengelola anggaran Rp43,8 miliar untuk pekerjaan fisik. 

"Hanya fokus penanganan jalan status kota saja, sementara jalan lingkungan kewenanangannya dialihkan ke Bidang Cipta Karya," kata Kepala Bidang Bina Marga Kota Jambi, Agus, kemarin.

Tahun 2020, pihaknya mendapatkan alokasi Rp112 miliar untuk pekerjaan fisik. 

Dijelaskan Agus, dana Rp43,8 miliar itu bersumber dari dana alokasi khusus (DAK) sebesar Rp9,4 miliar dan dari APBD Kota Jambi tahun 2021 sebesar Rp34,4 miliar. "Dana DAK ini akan kita gunakan untuk memperbaiki empat ruas jalan status kota," katanya.

Empat ruas jalan tersebut diantaranya adalah Jalan Amir Hamzah yang berada di Kambang, Jalan Bensol arah Pertamina, Jalan Dharma Karya menuju hutan kota dan Jalan Sungai Bluru arah Jambi Paradise. 

Sementara untuk jalan lainnya akan diperbaiki menggunakan dana yang bersumber dari APBD tahun 2021, diantaranya adalah melanjutkan pembangunan jalan Seberang. "Jalan Seberang tetap akan kita lanjutkan sampai selesai," katanya.

Secara umum kata agus, 90 persen kondisi jalan status kota dalam keadaan baik. Hanya saja saat ini kondisi kota Jambi tengah berada pada musim hujan dan cuaca yang cukup ekstrim. Sehingga cukup berpengaruh pada kondisi jalan terutama jalan aspal. Namun pihaknya rutin melakukan pemeliharaan untuk jalan yang rusak tersebut. Selain karena faktor cuaca, umur jalan juga berpengaruh pada penurunan kualitas jalan.

"Kalau aspal itu diperkirakan tahan 5-10 tahun," katanya. 

Ia mengatakan, Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Jambi,  selalu menganggarkan pemeliharaan rutin infrastruktur jalan setiap tahunnya berkisar diangka Rp2 miliar. Dana tersebut digunakan untuk memperbaiki jalan status kota saja, yang mengalami kerusakan.

"Sesuai SK Wali Kota Jambi Nomor 464 tahun 2016 jumlah jalan status kota ada sebanyak 1.034 ruas," ujarnya.

Dikatakan Agus, meskipun anggaran itu terbilang tak signifikan, namun pihaknya akan memprioritaskan jalan yang memang butuh penanganan cepat. Sehingga kerusakannya tak bertambah parah. Apalagi saat ini Kota Jambi tengah dalam kondisi diguyur hujan. Sehingga bisa berpengaruh terhadap kondisi jalan. 

"Kami terus melakukan pengawasan, jalan yang rusak langsung kita perbaiki, supaya tidak bertambah rusak. Tekhnisnya ada lobang kecil kita atasi dulu, lalu kita timbun untuk mengatasi kerusakan lebih parah,” katanya. (ali)





BERITA BERIKUTNYA
loading...