Tiga Kurir Pembawa 4 Kg Sabu Dikendalikan Napi dari dalam Lapas Jambi

Dua Perampok Asal Aceh di Dor Polisi

Kamis, 14 Januari 2021 | 07:33:28 WIB

(Ari Mahdi/Jambione.com)

Jambione.com, SENGETI - Polres Muarojambi berhasil meringkus dua perampok asal Aceh yang beraksi di Desa Sungai Duren, Kecamatan Jambi Luar kota (Jaluko), Kabupaten Muarojambi. Saat penangkapan tersebut kedua pelaku ditembak  Tim Gagak Hitam Unit Reskrim Polsek Jaluko karena berusaha melawan. Kedua pelaku Abdul Malik (51) dan Marhadan (37) warga Desa Pinding, Kecamatan Bambel, Aceh Tenggara.

Kapolres Muaro Jambi AKBP Ardiyanto didampingi Kepala Rumah Sakit Bhayangkara AKBP dr M El Yandiko dan Kapolsek Jaluko Iptu Irwan mengatakan, pelaku terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas karena berusaha melawan. ‘’ Kita lakukan tindakan tegas terukur karena melawan saat akan diamankan,” kata Ardiyanto saat konferensi pers di RS Bhayangkara, Rabu (13/1).

Menurut dia, kedua pelaku melakukan perampokan pada Rabu (13/1) dini hari sekitar pukul 03.00 Wib. Dan berhasil ditangkap dua jam kemudian, pada pukul 05.00 Wib. Ardianto mengatakan kedua pelaku merupakan warga Aceh. Keduanya sengaja datang ke rumah keluarganya dan sudah memetakan target korban yang akan dirampok. ‘’Mereka membuka rumah toko (ruko) korban menggunakan linggis, obeng dan parang untuk mengancam korbannya, ” jelasnya.

Dalam aksinya, lanjut Ardiyanto, kedua pelaku berhasil menjarah uang, perhiasan emas, dan Hanphone (HP) milik korban. Total kerugian berkisar Rp 30 juta. Berselang dua jam setelah kejadian, anggota kita berhasil mengamankan kedua pelaku,’’ katanya.

Ardiyanto menjelaskan, dari pengakuan korban, pelaku sempat melakukan pencabulan terhadap salah satu korbannya yang masih berumur 21 tahun. Saat kejadian didalam rumah tersebut terdapat 7 orang.

Saat ini kedua pelaku sudah dibawa ke Polsek Jaluko dan dilakukan penahanan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. ” Kedua pelaku kita kenakan pasal berlapis. Yaitu pasal 365 dan pasal 287 tentang pencabulan dengan ancaman hukuman penjara maksimal 15 tahun, ” pungkasnya.

Di bagian lain, Tim gabungan dari Direktorat Reserse Narkoba Polda Jambi, Polres Bungo, dan Polres Batanghari menangkap tiga orang kurir pembawa 4,07 kilogram narkotika jenis sabu-sabu dalam kemasan Teh China. Ketiga tersangka Yudi Rahmanto (27), Ricky Anugrah (24), dan Jidan Rahmadani (21) merupakan warga Kota Jambi.

Wakapolda Jambi, Brigjen Pol Yudawan Roswinarso mengatakan ketiga tersangka dikendalikan seorang narapidana (Napi) dari dalam Lapas Klas IIA Jambi, yang juga bandar besar bernama Hery. Barang haram tersebut dibawa ketiga terangka dari Riau melalui jalur darat secara berantai melalui Kabupaten Bungo, dan berhasil dicegat dan ditangkap di Batanghari, Jumat (8/1) lalu.

Para tersangka menggunakan mobil mengambil barang dari Kabupaten Bungo, atas pesanan dan kendali Hery yang saat ini posisinya berada di Lapas Jambi. “Ketika barang diambil, kita sudah mengikuti dan penangkapan dilakukan di depan Polres Batanghari,” jelas Yudawan yang didampingi Direktur Resnarkoba, Kombes Pol Dewa Putu Gede Artha dan Kabid Humas, Kombes Pol Mulia Prianto.

Bersama para tersangka, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti 4 bungkus besar narkotika jenis sabu seberat 4,07 kilo dibungkus dalam kemasan teh China. Kemudian satu unit mobil, lima buah telepon genggam, uang tunai Rp 300.000, satu buah tas selendang dan satu buah ATM. Atas perbuatannya, para tersangka dijerat dengan pasal 114 ayat (2) atau pasal 112 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) UU No.35 tahun 2009 tentang Narkotika. Ancaman hukumannya penjara seumur hidup.

Menurut Yudawan, bandar narkoba yang saat ini berada dalam Lapas Jambi,

Hery dalam waktu dekat akan diperiksa tim Narkoba Polda Jambi. ‘’ Hasil tes urine ketigas tersangka juga positif menggunakan narkoba,’’ katanya. (Cr08/ist)





BERITA BERIKUTNYA
loading...