Langgar Prokes, Banyak Cafe Diberi Peringatan

Senin, 18 Januari 2021 | 07:13:35 WIB

(Ali Ahmadi/Jambione.com)

JAMBIONE.COM, JAMBI- Untuk menekan angkat penulan virus corona, Satgan Penanganan Covid-19 Kota Jambi terus memperketat pengawasan dan penindakan terhadap tempat usaha yang tidak menerapkan protokol kesehatan (Prokes) Covid-19. Sabtu (16/1) malam, sejumlah tempat disisir petugas. Hasilnya mulai banyak tempat usaha dan pengunjung yang diberi sanksi. Mulai dari peringatan hingga denda tidak memakai masker. 

Kasat Pol PP Kota Jambi, Mustari Affandy mengatakan pihaknya akan teruis melakukan razia kedisplinan. Ini dilakukan mengingat angka terkonfirmasi Covid-19 di Kota Jambi masih tinggi. Termasuk pasien Covid-19 yang meninggal dunia. 

Menurut dia, sasaran razia tidak hanya pelaku usaha. Masyarakat yang tak indahkan prokes 3M juga ditindak. Salah satu tempat usaha yang diberi peringatan keras adalah Kafe Hangout. "Mereka sangat ramai, terpaksa kita bubarkan. Kita kasih peringatan keras. Jika sekali lagi kedapatan melanggar, baru kita berikan sanksi penyegelan dan denda,"kata beber Mustari. 

Selain cafe Hangout, Diva Karaoke, dan sejumlah kafe-kafe lainnya pun turut disatroni petugas. Ini demi memastikan prokes 3 M. Sementara di Jalan Pangeran Hidayat, Kelurahan Paal V, Kecamatan Kotabaru, tepatnya di Clafe Kafe dipasang stiker peringatan. “Pengelola tidak terapkan prokes, dan melewati jam malam. Kita pasang stiker peringatan pertama. Denda tidak ada, hanya peringatan pertama,” sebutnya.

Adapun tempat-tempat usaha yang dikenakan peringatan pertama, yaitu Fellas Cafe, Cafe Forether, Resto Clavo dan beberapa tempat lainnya. “Untuk Fellas Cafe melewati intruksi jam malam. Kemudian tamu yang duduk tidak menjaga jarak. Lalu banyak pengunjung tak pakai masker. Ketika petugas datang baru sibuk ambil masker di kantong dan dompet,” jelasnya.

Mustari menegaskan, seharusnya pelaku usaha memiliki komitmen mengingatkan pengunjung yang datang agat disiplin menjalankan prokes 3 M selama pandemi Covid-19.

Selain itu, dalam giat malam itu, pihaknya juga melakukan penindakan terhadap 16 warga yang tidak memakai masker dan membubarkan kerumunan komunitas motor di beberapa titik.

“Kita kenakan denda Rp 50 ribu. Termasuk ada beberapa anggota komunitas motor kita bubarkan dan kenakan sanksi juga, seperti bayar denda dan push up,” pungkasnya. (ali)





BERITA BERIKUTNYA
loading...