Angka Penduduk Miskin di Kerinci Diprediksi Terus Meningkat

Senin, 22 Februari 2021 | 07:05:16 WIB

(Ist/Jambione.com)

JAMBIONE.COM, KERINCI - Kesulitan masyarakat untuk mendapatkan pekerjaan salama masa Pandemi Covid-19, dari awal tahun 2020 lalu, berdampak terhadap meningkatnya angka kemiskinan di Kabupaten Kerinci. 

Hal tersebut berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kerinci, angka penduduk miskin tahun 2019 sebanyak 17.000 sedang di tahun 2020 meningkat menjadi 17.480 jiwa. 

Kepala BPS Kerinci, Refia Hendrita, SP MAP, melalui Wirdianto Koordinator fungsi statistik distribusi  mengatakan berdasarkan data peduduk miskin memang terjadi peningkatan pada tahun 2020 lalu. 

"Kenaikan jumlah penduduk miskin di Kerinci, sekitar 480 jiwa, dari 17.000 di tahun 2019 menjadi 17.480 di 2020,"sebutnya. 

Menurutnya, faktor penyebab terjadinya kenaikan jumlah penduduk miskin ditahun 2020 disebabkan karena adanya kasus covid 19 yang berakibat banyak warga yang kehilangan pekerjaan sehingga pendapatan berkurang. 

"Faktor utamanya adalah adanya covid-19 yang mewabah, karena orang banyak yang tidak bekerja sehingga pendapatannya berkurang dan TKI juga banyak yang pulang,"jelasnya. 

Dia menambahkan, jika covid-19 berlangsung lama maka bisa jadi di tahun 2021 akan muncul angka kemiskinan baru, 

"Bisa jadi akan muncul angka kemiskinan baru jika covid 19 masih terjadi, dan ini tidak hanya terjadi di Kerinci juga terjadi di daerah lain,"jelasnya 

Wirdianto menjelaskan pemerintah telah melakukan berbagai upaya untuk menekan agar angka kemiskinan tidak terus bertambah seperti memberikan bantuan langsung dan strategi lainnya agar masyarakat tidak terpuruk ekonominya. 

"Pemerintah pusat dan daerah sudah menyiapkan berbagai langkah dan strategi mulai dari bantuan tunai, bantuan kuota gratis untuk anak sekolah, penyaluran sembako atau raskin, KUR bagi pedagang dan terakhir vaksin,"pungkasnya. (sau)





BERITA BERIKUTNYA
loading...