Segera Laksanakan Vaksinasi bagi Pelayan Publik dan Lansia

Fasha Pimpin Evaluasi Vaksinasi di Kota Jambi

Kamis, 04 Maret 2021 | 07:01:20 WIB

EVALUASI: Wali Kota Jambi, Sy Fasha kemarin memimpin rapat evaluasi pelaksanaan vaksinasi Covid-19 untuk memastikan semua warga Kota Jambi dimulai dari para pelayan publik mendapatkan vaksinasi.
EVALUASI: Wali Kota Jambi, Sy Fasha kemarin memimpin rapat evaluasi pelaksanaan vaksinasi Covid-19 untuk memastikan semua warga Kota Jambi dimulai dari para pelayan publik mendapatkan vaksinasi. (Ali Ahmadi/Jambione.com)

JAMBIONE.COM, JAMBI – Pada tahapan pertama vaksinasi yang diperuntukkan tenaga kesehatan beberapa waktu lalu, masih ada sejumlah rumah sakit maupun fasilitas kesehatan yang belum mencapai 100 persen. Ini diketahui dari evaluasi dan koordinasi pelaksanaan vaksinasi di Kota Jambi, Rabu (3/3), di ruang Pola Kantor Wali Kota Jambi. Rapat evalusai tersebut dipimpin langsung oleh Walikota Jambi Syarif Fasha, dihadiri oleh Wakil Walikota Jambi Maulana, Kepala Dinas Kesehatan Kota Jambi, Ida Yuliati, camat serta kepala rumah sakit dan Puskesmas yang ada di Kota Jambi. 

Wali Kota Jambi, Syarif Fasha menyebutkan bahwa, kendala dari pelaksanaan vaksinasi ini yaitu akibat beberapa nakes yang belum bisa dilakukan suntik vaksin akibat faktor usia hingga  komorbid.

"Jadi data yang dikirim ke pusat itu adalah data keseluruhan nakes, tanpa melihat adanya komorbid," sebutnya.

Ia menjelaskan bahwa vaksin sendiri saat ini masih berlebih sebanyak 600 vial vaksin. Ini nantinya akan dialihkan kepada mahasiswa yang sedang melakukan magang di rumah sakit.

"Vaksin itu nanti mungkin akan kita alihkan, misalnya kepada mahasiswa koas yang magang di rumah sakit atau mahasiswa," jelasnya. 

Sementara itu, dalam waktu dekat ini, Pemkot Jambi akan melakukan vaksinasi kepada pelayanan publik dan lansia.

Ia juga menjelaskan beberapa pelayan publik yang akan di vaksin seperti DPRD Provinsi Jambi, DPRD Kota Jambi, Kejaksaan Tinggi, TNI, Polri, Satpol PP, Kepala OPD, Camat, lurah Tokoh Agama, Bank Indonesia, Bank Jambi, OJK, Kepala Sekolah hingga wartawan dan lansia.

"Kita lagi mengakomodir karena memang jumlah kuota untuk lansia lebih besar, semoga minggu kedua Maret ini sudah bisa," timpalnya.

Fasha mengatakan, bahwa untuk meminimalisir penumpukan massa pada saat pelaksanaan proses vaksinasi. Maka pihaknya akan memberikan sistem undangan, di mana setiap orang telah memiliki jadwal sendiri untuk vaksinasi.

"Tahap kedua ini kita informasi kan melalui SMS, karena nama sudah kita masukkan. Jangan sampai overload. Mulai besok Kominfo mulai mengirimkan SMS," jelasnya.

"Jadi barang siapa yang belum mendapatkan SMS mohon bersabar," lanjutnya.

Sementara Kepala Dinas Kesehatan Kota Jambi, Ida Yuliati mengatakan bahwa pada tahapan dan dosis pertama beberapa waktu lalu masih minim. Namun setelah 2 minggu dievaluasi perlahan mulai meningkat cukup signifikan.

“Masih ada beberapa Puskesmas yang belum mencapai 100 persen. Seperti Puskesmas Kenali Besar, Tahtul Yaman, dan lainnya. Belum tercapainya target ini, apakah memang karena sasaran yang tinggi atau banyak yang komorbid, ini masih ditracing,” sebutnya.

Kemudian RS Abdurrahman Sayoeti juga demikian. Belum tercapainya target karena tenaga kesehatan di rumah sait tersebut lantaran ada yang hamil. Lalu RS Erni, dan Royal Prima juga masih rendah.

“Yang melebihi target itu di RS Arafah. Antusias tenaga kesehatannya juga cukup tinggi,” jelasnya. (ali)





BERITA BERIKUTNYA
loading...