Usai Makan Bakso Bakar, Belasan Orang Keracunan

Senin, 05 April 2021 | 06:51:01 WIB

BAKSO BAKAR: Bakso bakar yang diduga menjadi biang keracunan belasan anak dan warga Keranggan, Muarojambi. Kini sampel bakso bakar tersebut masih diperiksa di Balai POM Jambi.
BAKSO BAKAR: Bakso bakar yang diduga menjadi biang keracunan belasan anak dan warga Keranggan, Muarojambi. Kini sampel bakso bakar tersebut masih diperiksa di Balai POM Jambi. (Ari Mahdi/Jambione.com)

JAMBIONE.COM, SENGETI - Belasan anak- anak dan orang tua dari Desa Keranggan, Muarojambi keracunan bakso bakar. Mereka  saat ini sebagian masih dirawat di ruang IGD Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ahmad Ripin Muarojambi.

Mereka muntah-muntah begitu usai makan bakso tusuk yang dijual penjaja keliling yang biasa berjualan di desa mereka.

 Keterangan yang berhasil dikumpulkan menyebutkan bahwa selain muntah, mereka juga merasakan pusing. Sehingga total 16 orang harus dilarikan ke RSUD Ahmad Ripin, Sengeti, Muarojambi.

Petugas piket RSUD Ahmad Ripin Muarojambi saat dimintai keteranganya, Minggu (04/04/21) membenarkannya. 

"Iya bang, ada sekitar 16 orang lagi dirawat, katanya keracunan habis makan bakso bakar, kini lagi dirawat di IGD,” sebut Sabek, petugas piket RSUD Ahmad Ripin Muarojambi.

 Sementara itu Najman, warga desa Keranggan juga membenarkan kejadian ini.  Saat ini ia tengah berada di IGD RSUD Ahmad Ripin Muarojambi karena salah satu keponakannya juga ikut dirawat karena mual dan muntah usai makan bakso bakar tersebut.

“Makan bakso bakar yang ado daging, ada cekernya juga dan ati. Usai makan bakso bakar tu, anak-anak ni mual dan muntah muntah. Ada juga ibu satu orang dan anak gadis satu orang juga keracunan. Dan dari Rantau Majo ada juga yang keracunan, dan kabarnya dibawa ke RS Kambang,” sebut Najman.

Lanjutnya, bakso bakar yang masih belum termakan dibawa warga ke RSUD Ahmad Ripin Sengeti dan diserahkan ke petugas medis disana.

“Ada warga yang bawa sisa bakso bakar yang belum termakan dikasih ke petugas medis, untuk dicek,”tandasnya.

Kejadian ini turut dibenarkan pula oleh Direktur Rumah Sakit Umum Ahmad Ripin Muarojambi Dr. Ilham. “Iya ada 16 anak yang dirawat dengan kondisi muntah-muntah. 6 orang sudah pulang dan sisanya masih diinfus di IGD, sementara untuk hasil uji dari bakso bakar itu sendiri masih menunggu dari Balai POM,”tandasnya.(cr08)





BERITA BERIKUTNYA
loading...