TNI Polri Perketat Penjagaan Gereja di Bungo

Selasa, 06 April 2021 | 07:04:16 WIB

Petugas Gabungan TNI/Polri saat melakukan pengamanan di gereja di Muarabungo.
Petugas Gabungan TNI/Polri saat melakukan pengamanan di gereja di Muarabungo. (Fitriyadi/Jambione.com)

JAMBIONE.COM, MUARABUNGO - Pasca ledakan bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar, pihak Kepolisian terus memperketat pengamanan Gereja di seluruh wilayah termasuk di Kabupaten Muarabungo.

Sejumlah personil gabungan melakukan patroli setiap gereja yang ada di kabupaten Bungo, guna menjaga keamanan kaum kristiani melakukan ibadah.

Polres Bungo AKBP Mokhamad Lutfi mengatakan, penjagaan dilakukan di 29 gereja di Kabupaten Bungo. "Kita sudah melaksanakan kegiatan pengamanan baik sebelum maupun sesudah pelaksanaan. Pada saat pelaksanaan dan nanti selesai pelaksanaan kita juga memastikan pelaksanaan kegiatan ibadah pekan suci umat Kristiani berjalan aman dan lancar," kata Kapolres.

"Personil kita turunkan sebanyak 180 lebih termasuk dari polsek kemudian dari TNI juga kita libatkan sekitar 50 personil, hari ini untuk yang ada namun seluruh gereja sebanyak 29 gereja yang ada di Kabupaten semuanya melaksanakan kegiatan ibadah, jadi kita pastikan seluruh personil melaksanakan pengamanan dan kita juga mengharapkan dari umat Kristiani yang melaksanakan kegiatan rangkaian ibadah agar tidak takut, pasca terjadinya bok bunuh diri di Sulawesi Selatan,"katanya lagi.

Selain itu, ditegaskan Kapolres bahwa pihaknya terus waspada dan melakukan antisipasi dini agar persitiwa serupa tidak terjadi.

"Ini intruksi dari mabes Polri, semuanya kita diperintahkan untuk tetap waspada kita juga melakukan upaya-upaya, disamping kita melakukan pengamanan di tempat peribadatan kita juga memonitor situasi mengamati wilayah yang mencurigakan," tutur Lutfi.

Senada juga disampaikan Kodim 0416/Bute Letkol Inf Arianto Maskare Subagio,  TNI Polri akan terus bersinergi dalam menjaga keamanan masyarakat.  " TNI Polri maupun dari pemerintahan ikut melaksanakan patroli gabungan meyakinkan kegiatan pelaksanaan ibadah khususnya pada hari paskah," ucap Dandim.

"Kita memberikan keyakinan dan rasa aman kepada masyarakat bahwa kegiatan ibadah ini bisa berjalan dengan lancar aman sesuai dengan agenda gereja masing-masing sampai dengan pelaksanaanya di hari Minggu. Selesai pelaksanaan kegiatan perayaan untuk patrolinya kita fokuskan mulai dari kegiatan ibadah gereja mulai dari kemarin karena jadwalnya sampai dengan hari Minggu," ucapnya.

"Kita jangan sampai fokus di gereja, kita antisipasi perkembangan situasi yang ada di wilayah-wilayah di sekitaran juga jangan sampai nanti kita fokus ke gereja tetapi di wilayah yang lain terjadi,"tutup Dandim.(yad)





BERITA BERIKUTNYA
loading...