Pemkot Berikan Pelatihan Manajemen Masjid

Rabu, 07 April 2021 | 07:10:00 WIB

Wakil Wali Kota Jambi, Maulana, membuka pelatihan manajemen kepengurusan masjid kemarin.
Wakil Wali Kota Jambi, Maulana, membuka pelatihan manajemen kepengurusan masjid kemarin. (Ali Ahmadi/Jambione.com)

JAMBIONE.COM, JAMBI – Manajemen masjid sangat penting harus dimiliki oleh para pengurus masjid, khususnya di Kota Jambi. Hal inilah yang dilakukan Pemkot Jambi, dengan melakukan pelatihan manajemen masjid, Selasa (6/4) kemarin, di ruang Pola Kantor Wali Kota Jambi.

Wakil Wali Kota Jambi, Maulana mengatakan, pelatihan ini juga sebagai momentum dalam menyambut bulan suci ramadan 1442H/2021. Penekanannya kepada pengurus masjid, bahwa masjid harus dimakmurkan. Sehingga masjid juga mampu memakmurkan para umatnya.

“Minimal lahir banyak masjid yang memakmurkan umat, sehingga masjid juga menjadi makmur dan ramai,” sebutnya.

Maulana mencontohkan, sebuah masjid di komplek perumahan mewah, tidak hanya mensejahterakan umat di sekitar. Namun menjadi ayah angkat bagi masjid lainnya.

“Pengurus masjid akan diberikan kerangka berpikir yang sama. Misal ada masjid yang umatnya 80 persen menengah ke bawah, sehingga ada subsidi yang diberikan,” terangnya.

Dengan begitu, tidak terjadi penumpukan di rekening masjid. Bukan maksud menyalahkan, namun Maulana menjelaskan, hanya salah pemanfaatan.

“Misal ada dana wakaf masih banyak, tapi masjidnya sudah bagus, silahkan cari masjid lain yang membutuhkannya. Karena biasanya dana wakaf ini ingin cepat direalisasikan. Itu konsep masjid yang saling bersinergi,” kata Maulana.

Tak hanya itu, pengurus masjid juga harus mampu memanjemen kondisi masjid. Apabila masjid memiliki lahan yang cukup luas, Maulana mempersilahkan untuk mengolahnya.

“Seperti di tengah pandemi, banyak lahan masjid yang dijadikan tempat pernikahan. Silahkan jika ada lahan yang luas, selama pelaksanaannya memenuhi berbagai izin dan syarat. Masjid mempunyai peran besar, baik dari segi akhlak, budaya, kemajuan umat dan penunjang ekonomi,” bebernya.

Dalam kesempatan itu pula, Maulana kembali mensosialisasikan mengenai pelaksanaan ibadah salam bulan ramadan mendatang. Di mana relaksasi peribadahan diberikan, seperti pelaksanaan tarawaih, tadarus, nuzulul quran, dan salat idul fitri.

“Yang jelas semua dilakukan tetap dengan prokes yang ketat. Kita harap pengurus masjid juga dapat memberikan pemahaman kepada para umat ataupun warga sekitar,” tutupnya. (ali)





BERITA BERIKUTNYA
loading...