PSU Pilgub Jambi Digelar 27 Mei, KPU Umumkan Hasil Rekapitulasi 3 Juni

CE-Ratu dan Haris- Sani Siap Adu Strategi Menang "Tebal' di Coblos Ulang 27 Mei

Kamis, 08 April 2021 | 07:37:10 WIB

Ketua KPU Provinsi Jambi, Subhan.
Ketua KPU Provinsi Jambi, Subhan. (Ist/Jambione.com)

JAMBIONE.COM, JAMBI- KPU Provinsi Jambi memutuskan pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilgub Jambi dilaksanakan pada hari Selasa, 27 Mei 2021. Jadwal ini ditetapkan berdasarkan Keputusan KPU Provinsi Jambi Nomor : 10/PP.01.2/Kpt/15/Prov/IV/2021 tentang tahapan, program, dan jadwal penyelenggaraan Pemungutan Suara Uang pasca keputusan Mahkamah Konstitusi dalam pemilihan gubernur dan wakil gubernur Jambi, tanggal 7 Maret 2021.

Ketua KPU Provinsi Jambi, Subhan mengatakan mereka telah berkoordinasi dengan KPU RI yang memutuskan PSU Pilgub Jambi pada hari Kamis tanggal 27 Mei 2020.  Dia menjelaskan tahapan yang akan dilakukan. Diantaranya, penyampaian hasil penghitungan suara di TPS oleh PPS kepada PPK 27-28 Mei, rekapitulasi hasil perhitungan suara di tingkat kecamatan 28-31 Mei.

Kemudian, pengumuman hasil rekapitulasi tingkat kecamatan 29 Mei-1 Juni, rekapitulasi tingkat kabupaten 1-2 Juni dan rekapitulasi dan penetapan hasil penghitungan suara tingkat Provinsi 3-4 Juni 2021. "Pengusulan gubernur dan wakil gubernur Jambi terpilih paling lambat tiga hari setelah rekapitulasi dan penetapan hasil penghitungan suara tingkat Provinsi," katanya, Rabu (7/4).

Mengenai isu yang berkembang PSU dilaksanakan 5 Mei, Subhan mengatakan awalnya memang diajukan pelaksanaan PSU Pilgub Jambi tanggal 5 Mei. Namun setelah didiskusikan dengan KPU RI tidak bisa dilaksankan pada tanggal tersebut.

"Hasil diskusi dengan KPU RI, pelaksanaan PSU Pilgub Jambi tanggal 5 Mei waktunya sangat mepet dengan lebaran. Sebab disitu ada tahapan pembetukan kembali PPK dan PPS belum lagi persiapan logistik dan sebagainya," jelasnya.

"Jadi beberapa alasan tersebut yang dinilai KPU RI tidak memungkinkan dilaksakan tanggal 5 Mei, jadi diputuskan tanggal 27 Mei 2021," sambungnya.

Lebih lanjut Subhan mengatakan, berdasarkan keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) waktu pelaksanaan PSU Pilgub Jambi ini 60 hari kerja. Artinya KPU diberi waktu sampai 20 Juni 2021. "Kita mengambil yang tengah-tengah di tanggal 27 Mei 2021," ujarnya.

Apakah pada saat PSU Pilgub Jambi di 88 TPS ini, PNS akan diliburkan? Subhan mengatakan itu kewenangan Pemprov Jambi. Dari informasi yang dia dapat, soal ini sedang di koordinasikan.

Sementara itu, pasangan calon (paslon) yang akan bertarung minta KPU menyiapkan pelaksanaan PSU dengan matang sehingga tidak terulang lagi pelanggaran dan kesalahan seperti sebelumnya. Pasangan Cek Endra-Ratu Munawaroh (CE-Ratu) dan Al Haris-Abdullah Sani (Haris-Sani) mengaku sama sama siap menghadapi PSU nanti.

Kedua pasangan ini juga mengaku sudah menyiapkan strategi untuk memenangkan pertarungan. Salah satu tim keluarga CE, Rian Muiz mengatakan pihaknya sudah lama mempersiapkan PSU ini. “Tim sudah kita bentuk untuk menuju panggung PSU. Kami tidak mau terlalu jumawa. Semua strategi untuk menang tebal sudah kami persiapkan,” katanya.

Terpisah, Al Haris mengharapkan kepada seluruh masyarakat lima Kabupaten/Kota yang PSU mengedepankan ketertiban, keamanan dan stabilitas daerah. "Untuk tanggalnya tidak masalah. Kita harap PSU ini adalah ajang untuk menguatkan gubernur terpilih. Kemudian juga memberikan kepastian hukum terhadap Jambi kedepan. Dari PSU ini nantinya jelas siapa yang menang sehingga bisa segera dilantik dan bisa bekerja untuk Jambi yang kita cintai ini," katanya.

Al Haris juga berharap KPU dan Bawaslu mempersiapkan PSU ini dengan baik agar hasilnya nanti tidak ada lagi keraguan, seperti MK menganggap hasil pemilihan lalu ada keraguan. ‘’Saya juga mengharapkan semua pihak saling menjaga ketentraman dan saling menyatu bahwa PSU adalah bagian dari demokrasi yang mesti dilalui bersama-sama,’’pungkasnya.

Seperti diketahui, MK mengabulkan gugatan hasil Pilgub Jambi yang diajukan pasangan nomor urut 1 CE-Ratu pada Senin, 22 Maret lalu. Dalam putusannya, MK membatal keputusan KPU Provinsi Jambi tentang hasil pleno rekapitulasi penghitungan suara pada 19 Desember 2020. Dan memerintahkan KPU Provinsi Jambi melakukan PSU di 88 TPS yang tersebar di 15 Kecamatan 41 Kelurahan/desa dalam 5 kabupaten. Yaitu, Muarojambi, Batanghari, Kerinci, Kota Sungai Penuh dan Tanjab Timur.

Rinciannya di Muarojambi PSU digelar di 59 TPS yang tersebar di tiga Kacamatan. Yaitu Sungai Gelam, Sungai Bahar dan Jambi Luar Kota (Jaluko). Kemudian di Kerinci 7 TPS yang tersebar di empat kecamatan, yakni Danau Kerinci, Setinjau Laut, Bukit Kerman dan Gunung Raya.

Berikutnya di Kabupaten Batanghari 7 TPS yang tersebar di empat kecamatan, yaitu Bajubang, Mersam, Maro Sebo Ulu, dan Muaro Bulian. Lalu di Kota Sungai Penuh 1 TPS di Kecamatan Koto Baru, dan di Tanjab Timur 14 TPS di tiga kecamatan. Yakni Sadu, Mendahara, dan Dendang.

Data dari KPU Provinsi Jambi,  jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) di 88 TPS yang akan coblos ulang tersebut sebanyak 29.278 pemilih. Sebaran jumlah pemilih terbanyak di Muarojambi. Yakni 20.372 pemilih. Kemudian di Tanjab Timur 3.963 pemilih,  Kerinci 2.543, Batanghari 2.035, dan Kota Sungai Penuh 365 pemilih.

Komisioner KPU Provinsi Jambi, Apnizal mengatakan dari 29.278 DPT di 88 TPS yang menggunakan hak suaranya di Pilgub 9 Desember lalu sebanyak 18.686 orang. Dari total tersebut, jumlah suara sah sebanyak 17. 539 dan suara tak sah 1.142.

Total perolehan  suara CE-Ratu di 88 TPS itu sebanyak 6.175. Lalu, Fachrori-Syafril 4.054 suara, dan Haris-Sani 7.310 suara. Sementara itu, total keseluruhan perolehan suara CE-Ratu di Pilgub Jambi lalu 585.203, Fachrori-Syafril 385.388, dan Haris-Sani 596.621.

Dengan dihapusnya perolehan suara di 88 TPS (keputusan MK), suara CE-Ratu jadi 579.028, Fachrori-Syafril 381.334, dan Haris-Sani 589.311. Jadi, menghadapi PSU di 88 TPS nanti, pasangan Haris-Sani masih surplus alias unggul 10.283 Suara dari CE-Ratu. Dari data tersebut, untuk bisa memenangkan pertarungan, kedua pasangan harus lebih cermat mengatur strategi. Terutama CE-Ratu yang masih tertinggal 10 ribu lebih suara.(fey)





BERITA BERIKUTNYA
loading...