Polisi Tangkap Delapan Tersangka Penyerang Petugas Bea Cukai

Rabu, 28 April 2021 | 13:21:00 WIB

()

JAMBIONE.COM–Tim gabungan dari kepolisian menangkap delapan dari 14 orang tersangka penyerangan terhadap petugas Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Riau. Penyerangan itu terjadi saat petugas melakukan pengejaran dalam operasi pemberantasan rokok ilegal di Kota Pekanbaru pada Senin (19/4).

”Para pelaku diringkus di wilayah Jambi pekan lalu. Dari keterangan para pelaku, mereka memang disiagakan untuk mengawal pengiriman rokok ilegal di wilayah Pekanbaru,” kata Kapolresta Pekanbaru Kombespol Nandang Mu’min Wijaya seperti dilansir dari Antara di Pekanbaru, Rabu (28/4).

Dia mengatakan, delapan orang tersangka berhasil ditangkap Tim Gabungan dari Polresta Pekanbaru dan Ditreskrimum Polda Riau, Jumat (23/4), di daerah Dusunek, Kecamatan Sungai Bungkal, Kota Sungai Penuh, Provinsi Jambi. Dari keterangan delapan tersangka tersebut, masih ada enam orang pelaku lain yang diduga terlibat dalam penyerangan petugas BC Riau tersebut.

”Dari hasil interogasi para tersangka yang sudah ditangkap, ada enam orang lain yang ikut serta melakukan perusakan. Enam orang tersebut masih dalam pencarian dan pengejaran,” ujar Nandang Mu’min Wijaya.

Delapan orang yang berhasil diringkus berinisial AB, 45; DS, 23; KL, 43; RP, 24; YL, 43; YH, 36; MS, 23; dan KH, 23. Penangkapan berawal saat tim mendapatkan informasi kalau para pelaku penyerangan mobil K-9 Bea Cukai Riau berada di daerah Sijunjung, Sumatera Barat. Setibanya di lokasi, tim melakukan penggerebekan di sebuah rumah tempat persembunyian para pelaku. Namun, para pelaku sudah melarikan diri ke Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi.

Di rumah tersebut tim menemukan tiga unit mobil yang digunakan para pelaku saat melakukan perusakan di Jalan Juanda, Pekanbaru. Selanjutnya tim berkoordinasi dengan Polres Kerinci untuk melakukan penyekatan dan tim bergerak menuju Kabupaten Kerinci.

”Di sana Tim berhasil mengamankan delapan tersangka di rumah kontrakan yang berada di Dusunek, Kecamatan Sungai Bungkal, Kota Sungai Penuh,” tutur Nandang Mu’min Wijaya.

Dari hasil interogasi tersangka, kelompok yang ditangkap itu memang ditugaskan untuk mengawal pengiriman rokok ilegal. Saat petugas DJBC Riau melakukan upaya penangkapan, mereka langsung dihubungi dan melakukan perusakan dan penyerangan terhadap petugas.

”Mereka disiapkan untuk membantu upaya penyelundupan jika ada hambatan,” terang Nandang Mu’min Wijaya.

Selain itu, sejumlah pelaku juga melakukan pengawalan kendaraan yang digunakan untuk menyelundupkan rokok ilegal tersebut. Para pelaku ada yang ditugaskan memata-matai kendaraan bermuatan rokok ilegal itu.

”Kemudian ada petugas yang menghentikan laju mobil yang digunakan pelaku untuk menyelundupkan rokok ilegal tersebut,” kata Nandang Mu’min Wijaya.

Pelaku lain menghubungi rekannya yang siaga menunggu perintah. Sehingga terjadilah penyerangan terhadap petugas DJBC Riau tersebut. ”Selain delapan orang pelaku, kita amankan empat mobil yang tiga digunakan untuk penyerangan dan satu untuk membawa rokok ilegal. Namun saat diamankan rokok ilegal sudah tidak ada di dalam mobil,” ujar Nandang Mu’min Wijaya.

Sementara itu, Humas Kanwil DJBC Riau Fino Vianto menyatakan, pihaknya mengapresiasi kinerja kepolisian yang berhasil menangkap para pelaku penyerangan petugas dan perusakan aset milik BC.

”Semoga proses pemeriksaan dapat segera diselesaikan sehingga motif dan maksud penyerangan tersebut dapat diungkap dan pelaku lain yang melarikan diri dapat segera ditangkap. Kami juga tetap berkoordinasi dan siap membantu pihak kepolisian dalam mengungkap kasus ini apabila diperlukan,” ucap Fino.(*)

Sumber: JawaPos.com





BERITA BERIKUTNYA
loading...