Sindir PU, Warga Tambal Jalan Lintas Tebo-Rimbo Bujang

Selasa, 04 Mei 2021 | 07:20:22 WIB

(Zainur/Jambione.com)

JAMBIONE.COM, MUARATEBO- Jalan lintas 21 Rimbo, Kebupaten Tebo yang baru diperbaiki Dinas Pekerja Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Tebo, rusak lagi. Jalan yang kini banyak disorot tersebut banyak yang berlubang dan terkelupas. Lantaran kesal atas kinerja kontraktor dan pihak PUPR, warga Desa Giri Winangun Kecamatan Rimbo Ilir, gotong royong memperbaiki jalan tersebut.

Tindakan warga tersebut ditulis dan diposting di media sosial Facebook Tri Ghana, pada 2 Mei. Dalam protingan, dia menuliskan semoga bermanfaat, Jalan lintas 21 Rimbo. dengan lampiran foto beberapa warga yang sedang menembel jalan.

Postingan yang mendapatkan like sebanyak 1.323 itu, banyak mendapat respon dari masyarakat Tebo. Seperti komenta oleh akun Wahono Hono. "Sangat bermanfaat om, matur Suwun," tulinya menggunakan logat Jawa.

Kemudian Akun Sidik Kurniawan menuliskan komentar pedas dengan menyindir pejabat yang berada di Pemerintah Kabupaten Tebo. "Semoga orang yg di dalam gedung pemerintahan melihat ini om, dan tidak lagi memangkas anggaran pembangunan jalan, agar jalan bagus dan tahan, dan juga untuk para driver muatan agar tidak melebihi kapasitas yg menyebabkan jalan cepat rusak," tulisnya dia postingan Tri Ghana. 

Komentar dukungan juga dituliskan oleh akun Kayan Isrohim, dengan komentarnya yang menyebut akan mendukung jika Tri Ghana akan maju di Parlemen Tebo. "Ki sesuk tak dukung Nek nyalek, @ Tri Ghana", Tulisnya dalam Postingan Tri Ghana di Grub Facebook Portal Tebo.

Dalam sebulan terakhir, kondisi jalan tersebut banyak mendapat sorotan. Mantan Sekertaris Dinas PU Pera 2019 -2020, Sugiarto mengaku mengetahui adanya proyek perbaikan jalan tersebut. Namun dia enggan untuk berkecimpung karena terlalu beresiko.

Menurut Sugiarto, sebelumnya dia sudah mengingatkan pengerjaan proyek swakelola itu. Karena anggarannya terlalu besar. "Kalau angka Rp 5 M, sangat beresiko. karena kita tidak punya sumber daya yang cukup,"katanya.

Diketahui, Pemkab Tebo menganggarkan dana Rp 5 Miliar lebih untuk pemeliharaan rutin jalan lintas Tebo - Rimbo Bujang, Sesuai dengan surat perjanjian swakelola Nomor : 01/KONT/RHB-JLN/PUPR/2020, kegiatan tersebut dilaksanakan secara swakelola oleh DPUPR Tebo.

Saat ini, Kejari Tebo tengah menyelidiki perawatan swakelola jalan lintas Tebo-Rimbo Bujang tersebut. Dari informasi yang dikumpulkan di lapangan, Kejaksaan sudah melakukan pemanggilan terhadap pihak ketiga dari penyedia alat berat dan material proyek swakelola tersebut.

Hingga kini terhitung sudah empat kali kejaksaan memanggil pihak penyedia tersebut. Rabu (28/04) kejaksaan melayangkan kembali surat panggilan ke 5. Untuk diketahui, pihak ketiga yang dimaksud adalah Edwar dari PT Karya Dharma Jambi persada, kemudian Gunadi dari PT Cater Group.

Kasi Intel Kejaksaan Negeri Tebo Ari Candra ketika dikonfirmasi membenarkan telah memanggil dua kontraktor pelasana yang melakukan perawatan swakelola jalan linta Tebo- Rimbo Bujang tersebut. Menurut dia, sudah empat kali dipanggil, keduanya tidak datang. "Iya benar ada pemanggilan,"katanya.

Sementara itu, Bupati Tebo Sukandar tidak membantah perbaikan jalan lintas Tebo Rimbo Bujang pada tahun 2020 dianggarkan Rp 5 M. "Memang kita anggarkan segitu untuk pelaksanaan ada di Dinas PUPR, " katanya.

Sukandar pun tidak membantah jika sebelumnya dari pemeriksaan BPK, pengerjaan proyek di Dinas PUPera Tebo ada temuan kurang voleme pengerjaan. "Benar sempat menjadi sorotan publik. Beberapa minggu lalu BPK juga sudah memeriksa kegiatan tersebut,’’ tambahnya.

Sukandar pun, menegaskan jika memang itu terjadi pelanggaran, dia meminta penegak hukum menlaksanakan tugasnya sesuai dengan aturan yang berlaku. "Artinya, jika ada pejabat yang berani bermain, maka resiko mereka akan berhadapan dengan Hukum," pungkasnya. (Cr09)





BERITA BERIKUTNYA
loading...