51 Pegawai KPK Dipecat, DPR Bakal Cecar ke Firli Cs

Rabu, 26 Mei 2021 | 13:44:23 WIB

()

Jambione.com – Tidak mengikuti perintah Presiden Joko Widodo (Jokowi), Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tetap melakukan pemecatan terhadap 51 pegawai lembaga antirasuah.

Anggota Komisi III DPR Habiburokman mengaku bakal mencecar para pimpinan KPK dalam rapat dengan anggota dewan. Para anggota akan mempertanyakan kenapa 51 orang tersebut sampai dipecat.

“Dari kesempatan tersebut kami akan mendalami benar-benar apa saja keputusannya secara detail lalu apa yang menjadi alasan masing-masing,” ujar Habiburokman kepada wartawan, Rabu (26/5).

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra ini mengatakan, saat ini pihaknya enggan mendapatkan informasi yang tidak utuh terkait pemecatan 51 pegawai KPK tersebut. Oleh sebab itu dalam agenda rapat dengan KPK pihaknya akan menanyakan hal tersebut.

“Kita enggak mau dengar pernyataan yang prematur. Setelah kita ketemu, kita dapat penjelasan yang jelas keputusannya itu apa, lalu dasarnya apa,” katanya.

Sebelumnya, pimpinan KPK mengabaikan perintah Presiden Jokowi, terkait nasib 75 pegawai yang tidak memenuhi syarat tes wawasan kebangsaan (TWK) alih status menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN). Pasalnya sebanyak 51 pegawai KPK tetap dipecat dan 24 pegawai lainnya akan menjalani tes ulang.

Padahal Presiden Jokowi memerintahkan TWK tersebut tidak menjadi tolok ukur peralihan status pegawai menjadi ASN.

“Yang 51 tentu karena sudah tidak bisa dilakukan pembinaan berdasarkan penilaian asesor, tentu tidak bisa bergabung lagi dengan KPK,” kata Wakil Ketua KPK Alexander Marwata.

Alex menyampaikan, hal ini setelah Pimpinan KPK mendengar hasil penilaian tim asesor terkait 75 pegawai yang tidak memenuhi syarat TWK. Menurutnya, 51 pegawai itu tidak lagi bisa dilakukan pembinaan.

Sementara itu, terhadap 24 orang pegawai lainnya akan kembali mengikuti pendidikan dan pelatihan bela negara, serta wawasan kebangsaan. Selain itu mereka juga diwajibkan menandatangani kesediaan, untuk mengikuti pendidikan dan pelatihan setelah selesai pendidikan, pelatihan wawasan kebangsaan dan bela negara.(jpg)

 

Sumber:jawapos.com






BERITA BERIKUTNYA
loading...