Iday Divonis Bebas Oleh Hakim, Kajari Tebo Nyatakan akan Kasasi

Jumat, 28 Mei 2021 | 13:37:25 WIB

()

Jambione.com, MUARATEBO -  Wakil ketua DPRD Teb Syamsu Rizal (Iday), terdakwa kasus pengrusakan hutan diputus bebas oleh majelis hakim pengadilan negeri (PN) Tebo, Jumat (28/5/2021). Dalam putusannya, majelsis hakim yang diketuai Armansyah Siregar menyatakan Iday tidak terbukti bersalah dinyatakan tidak bersalah sebagai mana yang didakwakan jaksa penuntut umum (JPU), baik dakwaan alternatif pertama dan alternatif kedua. 

"Terdakwa tidak terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana alternarif pertama dan kedua. Membebaskan terdakwa dari segala dakwaan JPU," sebut Armasyah saat membacakan putusan.

Menurut hakim, bukti-bukti seperti telepon genggam dan cetakan sreenshot yang diajukan JPU tidak memenuhi ketentuan hukum yang berlaku. "Bukti tersebut pun dikesampingkan dan tidak dipertimbangkan dalam putusan ini. Begitu juga bukti cetakan Bank Mandiri tidak memenuhi ketentuan hukum acara yang berlaku," kata Armansyah saat membacakan putusan.

Sebelumnya JPU menuntut Iday  3.4 tahun penjara dan denda Rp1 Miliar subsider 1 tahun kurungan. 

Sementara itu Iday  mengatakan sejak awal meyakini dirinya tidak bersalah seperti yang didakwakan JPU. Menurut dia, kebenaran terbukti dalam fakta persidangan. 

"Dari 10 sidang yang dilakukan, tidak terbukti dalam persidangan adanya apa yang di dakwaan JPU terhadap saya," katanya.

Iday juga mengatakan, dalam proses hukum perkara perusakan hutan yang mendakwa kepada dirinya ada konspirasi, baik dari luar ataupun dalam dunia politik.  Ia menegaskan nasib karir politiknya berada pada putusan sidang hari ini Jumat (28/05).

"Saya tidak membalas, biar hukum Tuhan yang membalasnya," katanya.

Terpisah, Kajari Tebo Imran Yusuf ketika dikonfirmasi terkait hasil persidangan mengatakan pihaknya akan melakukan upaya hukum berupa kasasi.

"Kita akan kasasi ke Mahkamah Agung  terkait apa yang menjadi pertimbangan hakim dalam putusannya, "katanya. 

Dengan putusan hakim ini, Imran  menyampaikan kepada masyarakat bahawa dalam penegakan hukum perkara ini dilakukan secara objektif dan profesional. Dia juga menegaskan tidak akan berdebat terkait perkara ini di luar upaya hukum.

 "Kami menyayangkan putusan perkara pidana dengan pembuktian materil," ujarnya. (Cr09)






BERITA BERIKUTNYA
loading...