Puluhan Wartawan Merangin Gelar Aksi Solidaritas di Polres, Desak Polisi Usut Pengeroyokan di Bungo

Senin, 31 Mei 2021 | 14:41:28 WIB

()

Jambione.com, MERANGIN-  Dukungan dan desakan supaya polisi mengusut tuntas kasus pengeroyokan dua wartawan di Bungo, Fitri Yadi wartawan Jambione dan Taufik Iskandar kontributer TVOne terus mengalir. Senin (31/5/2021) puluhan wartawan dari berbagai media Kabupaten Merangin melakukan Aksi turun kejalan.

Mereka melakukan aksi solidaritas  di depan Mapolres Merangin. “Apa pun dalihnya, kekerasan terhadap jurnalis yang sedang melakukan tugasnya adalah tindakan kriminal melawan hukum,” kata Andy salah seorang wartawan liputan Merangin.

Oleh sebab itu mereka mengharapkan pihak kepolisian mengusut tuntas tindakan premanisme terhadap jurnalis tersebut. “Kita berharap tindakan kekerasan ini diusut tuntas, agar tindakan premanisme ini tidak terulang lagi terhadap pelaku pers dimanapun berada,” kata Luth Hidayat wartawan Jambi TV liputan Merangin.

Pada aksinya, puluhan watawan tidak hanya melakukan orasi dan membawa karton bertuliskan kecamanan terhadap tindakan kekerasan terhadap jurnalis, tapi juga melempar kartu pers sebagai bentuk kecaman terhadap aksi premanisme terhadap wartawan.

“Tindakan ini tak bisa dibiarkan, harus diusut tuntas,” sebut Edo Guntara.

Sementara itu Kapolres Merangin, AKBP Irwan Andy Purnawan berjanji akan melakukan komunikasi dengan Kapolres Bungo. "Saya segera komunikasi dengan Kapolres Bungo, terkait tuntutan kawan yang ingin hal ini diusut tuntas. Kita berhadap tindakan premanisme terhadap siapapun tidak terjadi lagi, termasuk di Merangin,” kata Kapolres.

Untuk diketahui, dua orang wartawan liputan Kabupaten Bungo yang mendapatkan serangan oleh sekelompok orang tak dikenal

saat meliput dugaan kegiatan pelangairan BBM di salah satu SPBU di jalan Lingkar arah Bandara Bungo,  Sabtu (29/5/2021) lalu.(lil)






BERITA BERIKUTNYA
loading...