Fasha : Saya Sangat Menyesalkan Sekali Hal Itu Terjadi

Beredar Video Acara Sertijab Mantan Lurah, Di Duga Langgar Prokes

Senin, 31 Mei 2021 | 22:33:46 WIB

Suasana perayaan pisah sambut oknum pejabat di Kota Jambi.
Suasana perayaan pisah sambut oknum pejabat di Kota Jambi. (Ali Ahmadi/Jambione.com)

JAMBIONE.COM, JAMBI - Beredar video di media sosial oknum mantan lurah kenali Besar, Kecamatan Alambarajo menggelar acara musik rentak kudo. Video yang viral ini menjadi sorotan karena dinilai melanggar protokol kesehatan. Selain itu juga melanggar instruksi Wali Kota, dimana saat pelantikan lalu, ia menghimbau agar bawahannya yang baru dilantik itu tak menggelar acara syukuran ataupun pesta perayaan. 

Dalam video yang berdurasi 22 detik ini tertulis keterangan bahwa oknum lurah tersebut menggelar acara Sertijab dengan hiburan musik organ tunggal, dan tampak sejumlah orang bergoyang rentak kudo dan tidak menggunakan masker. Hal ini dinilai melanggar protokol kesehatan. 

Menanggapi hal ini, Wali Kota Jambi, Syarif Fasha sudah menerima laporan atas beredarnya video tersebut. "Saya sangat menyesalkan sekali hal itu terjadi," kata Fasha saat ditemui awak media di Aula Grya Mayang, Senin (31/5).

Ia mengatakan pihaknya sudah memanggil camat dan meminta laporan atas kejadian itu. Menurut camat kata Fasha, acara tersebut merupakan kegiatan pisah sambut salah satu pejabat mantan lurah, dengan mengundang para Ketua RT, dan masyarakat. "Yang mengadakan kegiatan ini kelompok-kelompok masyarakat, cuma sangat disayangkan. Di masa pandemi  ini yang kita disiplin menerapkan protokol kesehatan, mereka lalai, dan malah melakukan itu," jelasnya.

Kata Fasha, nantinya inspektorat akan membuat laporan khusus untuk menindaklanjuti dan melaksanakan pemeriksaan atas hal itu. 

Sementara saat di konfirmasi melalui saluran telepon, Camat Alambarajo, Iper Riyansuni mengatakan bahwa, memang benar mantan lurah Kenali Besar tersebut menggelar acara. Namun acara pribadi dan dadakan karena dorongan dari beberapa RT yang mengusung acara tersebut. Pihak mantan lurah tersebut juga dikatakan Iper tidak melapor ke RT, lurah dan camat setempat. 

"Saat ini pihak kecamatan tengah mengumpulkan beberapa keterangan terkait video tersebut, dan pihak yang bersangkutan akan dipanggil untuk dimintai keterangan," pungkasnya. (ali)






BERITA BERIKUTNYA
loading...