Dalam Setahun Ada 3.735 Pencari Kerja Baru, Lowongan Minim

2.500 Pencari Kerja Tak Terserap

Selasa, 08 Juni 2021 | 07:26:19 WIB

Kepala Dinas Tenaga Kerja, Koperasi dan UKM Kota Jambi, Komar.
Kepala Dinas Tenaga Kerja, Koperasi dan UKM Kota Jambi, Komar. (Ist/Jambione.com)

JAMBIONE.COM, JAMBI-Memasuki tahun kedua pandemi Covid-19, dampak terhadap kehidupan masyarakat makin berat. Terutama di sektor tenaga kerja. Di Kota Jambi misalnya, pada tahun pertama pandemi Covid-19, 2020 lalu banyak sektor usaha yang tutup atau merumahkan karyawannya. Pada saat yang sama muncul ribuan para pencari kerja baru. Sehingga  menyebabkan angka pencari kerja alias pengangguran meningkat.

Data dari Dinas Tenaga Kerja, Koperasi dan UMKM Kota Jambi, ada 3.735 orang pencari kerja baru pada 2020 lalu. Namun yang terserap di lapangan kerja hanya 1.216. Tidak sampai 50 persen terkomodir dengan lapangan kerja tersedia. Ini artinya ada sekitar 2.500 orang lebih jadi pengangguran.

Kepala Dinas Tenaga Kerja, Koperasi dan UKM Kota Jambi, Komari mengatakan pihaknya sudah berupaya keras untuk mengakomodir para pencari kerja tersebut. Kedepan pihaknya akan membuat informasi secara online terkait informasi untuk pencari kerja.  “Kita akan sampaikan berapa kebutuhan tenaga kerja di Kota Jambi, juga tenaga kerja bidang apa yang dibutuh. Informasi ini akan terlihat nanti,” kata Komari, di ruang kerjanya, Senin (7/6).

Menurut dia, tahun 2020 lalu ada 3.735 pencari kerja, yang diterima dilapangan kerja 1.216 orang. Sementara pada Mei 2021 dalam 1 bulan ada sebanyak 129 pencari kerja di Kota Jambi. Jumlah pencari kerja dengan lapangan kerja yang tersedia di Kota Jambi masih tidak berimbang. Kata Komari, lapangan kerja masih sangat kurang. “Masih sangat perlu lapangan kerja,” ujarnya.

Di sisi lain sebut Komari, banyak lapangan kerja yang tersedia tidak sesuai dengan latar belakang pendidikan para pencari kerja di Kota Jambi. “Kedepan, apa yang dibutuhkan lapangan kerja itu akan kita dukung dengan beragam pelatihan,” ujarnya.

Komari mengungkapkan, lapangan kerja yang banyak tersedia yakni di bidang usaha makanan. Sementara pencari kerjanya kebanyakan tamatan SMK. “Makanya kita banyak lakukan pelatihan untuk makanan dan lainnya. Juga kita upayakan program pusat untuk mendukung itu,” pungkasnya. (ali)






BERITA BERIKUTNYA
loading...