Buru Pemodal, Polda Jambi Koordinasi dengan Polda Sumsel

Tiga Warga Sumsel Maling Kayu di Muarojambi

Selasa, 08 Juni 2021 | 07:27:02 WIB

(Ist/Jambione.com)

jambione.com, JAMBI - Aktivitas penebangan kayu secara ilegal (illegal logging) masih marak terjadi di Jambi. Salah satu lokasi pembalakan liar itu adalah di kawasan hutan Desa Petaling, Kabupaten  Muarojambi. Tim gabungan dari Polda Jambi, Polres Muarojambi, TNI, Kementerian LHk, Dinas Kehutanan Provinsi Jambi dan BPBD berhasil mengungkap aktivitas illegal logging di wilayah tersebut.

Tiga pelaku illegal logging berhasil diamankan. Ketiga tersangka semuanya berasal dari Sumatera Selatan (Sumsel). Direktur Reserse Kriminal Khusus (Reskrimsus) Polda Jambi Kombes Pol Sigit Dany Setiyono mengatakan, ketiga pelaku yang diamankan berinisial LT, EN, dan MD. ‘’ Ketiganya warga Sumatera Selatan,’’ kata Sigit yang didampingi Kasubdit IV Tipiter Ditreskrimsus Polda Jambi AKBP Andi Ichsan, Senin (7/6).

Menurut dia, pengungkapan aktivitas illegal logging tersebut bermula saat tim gabungan melakukan patroli skala besar pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kabupaten Muarojambi. Tim menemukan ketiga tersangka sedang melakukan penebangan kayu.

Bersama tersangka, tim gabungan diamankan barang bukti lima kubik kayu, mesin pemotong kayu (cinshaw), dan sejumlah peralatan yang digunakan untuk keperluan hidup sehari-hari.  ‘’ Peran ketiga pelaku tersebut yakni memotong atau menebang kayu di kawasan hutan. Kemudian kayu tersebut akan diserahkan kepada pemodal,’’ jelas Sigit.

Sigit mengatakan, di atas ketiga pelaku ada pemodal yang menghubungkan antara hasil hutan dengan pembeli, baik di Jambi maupun di Sumatera Selatan. Mereka diupah sekitar Rp 800 ribu per kubik. Untuk tindak lanjut, Sigit mengatakan kasus ini diserahkan ke Balai Penegakan Hukum Bagian Sumatera Kementerian LHK.

Sementara itu, jenis kayu yang diambil para pelaku yakni rimba campuran. Seperti jenis kayu meranti, kayu punak dan beberapa jenis lainnya yang berada di wilayah hutan tersebut.

"Mereka bermalam dan tinggal di hutan. Pengakuan pelaku, kelompok ini baru masuk dan kembali ke lokasi tersebut kurang lebih 10 hari," kata Sigit.

Saat ini, Polda Jambi berkoordinasi dengan Polda Sumatera Selatan masih memburu pemodal pembalakan kayu ilegal yang terjadi di Desa Petaling Kabupaten Muarojambi.

"Kita juga telah berkoordinasi dengan Polda Sumsel untuk mencari pemodal ilegal logging tersebut," pungkasnya.(ist)






BERITA BERIKUTNYA
loading...