Diduga Gelapkan Dana Rp 20 M, Timothy Dituntut 8 Tahun Penjara

Selasa, 08 Juni 2021 | 16:41:42 WIB

()

JAMBIONE.COM – Nama Timothy Tandiokusuma menjadi perbincangan belakangan ini. Pengusaha asal Surabaya itu terseret ke Pengadilan Negeri (PN) Tangerang. Dia diduga melakukan penggelapan dana dan tindak pidana pencucian uang (TPPU).

Sidangnya sudah sampai tahap tuntutan pada Kamis (3/6). Terseretnya Timothy Tandiokusuma ke meja hijau setelah dilaporkan seorang warga Kebon Jeruk, Jakarta Barat, berinisial SF ke Polres Tangerang Selatan. SF mengaku menderita kerugian hingga mencapai Rp 20 miliar. Akibat laporan itu, dalam sidangnya, Timothy Tandiokusuma dituntut oleh jaksa penuntut umum dengan delapan tahun penjara.

Kepada wartawan, SF mengaku tergiur menginvestasikan dananya dengan Timothy karena mendapat banyak testimoni soal kiprah pengusaha muda itu dalam mengelola uang kripto. Dari cerita itu, SF percaya dan menginvestasikan uang hingga Rp 13,2 miliar kepada Timothy.

Namun, kini Timothy sudah jadi terdakwa di PN Tangerang. Mengutip surat dakwaan No. Reg. Perk.:PDM-24/M.6.16/Eoh.2/02/2021, SF mengenal Timothy sejak 2018. SF mengenal Timothy secara pribadi, maupun selaku
CEO di perusahaan private equity, Black Boulder Capital (BBC).

“Saya sudah lama mengelola mata uang kripto. Selama ini saya pribadi satu tahun terakhir saya untung. Saya saat ini punya perusahaan H.O.P di Jakarta. Saya mengelola dana dari teman-teman untuk usaha uang kripto,” papar Timothy kepada SF seperti dikutip dari surat dakwaan.

Hal lain yang membuat SF percaya dengan Timothy, rekan-rekan SF mengenali Timothy sebagai putra dari Tan Aditya Tandiokusuma, pengusaha properti. Tan Aditya telah sukses membangun beberapa perumahan kelas atas di Surabaya.(*)

Sumber: JawaPos.com





BERITA BERIKUTNYA
loading...