Dapat Restu Presiden, Revisi UU ITE Tetap Terbatas

Rabu, 09 Juni 2021 | 21:24:47 WIB

()


Jambione.com – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mohammad Mahfud MD telah melaporkan hasil kerja tim kajian Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) kepada Presiden Joko Widodo. Presiden telah menginstruksikan supaya hasil kajian diteruskan ke tahap berikutnya.

”Kami tadi (kemarin, Red) baru laporan kepada presiden dan sudah disetujui untuk dilanjutkan,” terang dia kepada awak media di kantornya di Jakarta kemarin sore (8/6).

Sesuai dengan keterangan sebelumnya, Mahfud menyatakan bahwa akan dilakukan revisi secara minor terhadap UU ITE. ”Akan dilakukan revisi terbatas yang menyangkut substansi,” jelasnya.

Total ada empat pasal yang akan direvisi dalam UU ITE. Seluruhnya merupakan pasal yang kerap memantik masalah atau dipersoalkan. ”Yaitu, pasal 27, 28, 29, dan 36,” terang dia.

Tidak hanya itu, niat menambahkan satu pasal baru juga dilaksanakan: pasal 45C. ”Itu semua untuk menghilangkan multitafsir, menghilangkan pasal karet, dan menghilangkan kriminalisasi yang kata masyarakat itu banyak terjadi,” bebernya.

Dia pun menegaskan bahwa pemerintah sangat yakin UU ITE masih sangat dibutuhkan. Untuk itu, meski sarat masalah, UU tersebut tetap dipertahankan pemerintah. ”Untuk mengatur lalu lintas komunikasi kita lewat dunia digital,” kata mantan ketua Mahkamah Konstitusi (MK) tersebut.(JPG)

Sumber: Jawapos.com






BERITA BERIKUTNYA
loading...