Fasha : Penipu yang Menjual Daging Babi Harus Diproses Hukum

Kamis, 10 Juni 2021 | 07:10:34 WIB

(Ist/Jambione.com)

JAMBIONE.COM, JAMBI- Wali kota Jambi Syarif Fasha angkat bicara terkait adanya puluhan masyarat yang tertipu membeli daging saat hari raya Idul Fitri 2021 lalu. Ada sekitar 30 KK warga RT 26 Perumahan Bougenville, Kelurahan Kenali Besar, Kecamatan Alam Barajo yang awalnya memesan daging sapi, namun diberikan daging babi oleh si penjual.

Terkait hal itu Wali kota Jambi Syarif Fasha mengatakan, dirinya sudah mendapat laporan peristiwa itu dari Dinas Pertanian Kota Jambi, bahwa ada oknum masyarakat yang mejual daging babi kepada masyarakat di perumahan Bougenvile. 

Fasha mengaku sangat menyesalkan hal tersebut terjadi, apalagi daging babi tersebut daging haram bagi umat muslim, dijual pada saat umat muslim akan melaksanakan hari raya Idul Adha.

“Saya sudah perintahkan Kadis Pertanian untuk koordinasi dengan pihak kepolisian, untuk dilanjutkan kasus tersebut. Karena ini menjadi atensi bagi kami,” kata Fasha dengan tegas menyatakan sikap tersebut, kemarin (9/6).

Lebih lanjut Fasha menyebutkan, pihaknya tidak ingin lagi ada hal serupa bagi masyarakat khususnya di Kota Jambi.

“Mencari uang boleh, tapi jangan sampai mengorbankan aqidah kita. Sangat tidak baik. Kalau ini tidak kami tindaklanjuti maka ini akan berefek. Ini harus di proses hukum, dan saya minta kadis pertanian supaya dipantau,” tuturnya.

Sementa Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Jambi, Rd Erwansyah menceritakan, pada saat menjelang hari raya Idul Fitri lalu di Perumahan Bougenville, ada masyarakat yang memesan daging pada tetangganya. Awalnya dijanjikan daging kerbau, namun H-2 Idul Fitri diberi tahu daging kerbau tidak ada, yang ada sapi.

“Pemesan tidak masalah diganti daging sapi. Harganya Rp 100 ribu per kg,” katanya.

Saat lebaran, pesanan sudah diantar. Sebagian masyarakat sempat memasak daging tersebut, dan sebagian memilih tidak untuk memasak karena meragukan setelah melihat bentuk daging.

“Akhirnya ada melaporkan ke kita, memanstikan melaui uji lab, ternyata postif daging babi. Kemudian dibuktikan lagi ke Labor Bukit Tinggi. Ternyata hasilnya 100 persen daging babi. Tentu ini jelas ada unsur penipuan. Ini sudah ditangani Polresta Jambi. mungkin dalam waktu dekat pelakunya diperiksa,” pungkasnya. (ali)






BERITA BERIKUTNYA
loading...