Viral Disebut Sering Dicaci Anak, Mbah Tawen Kini Banjir Hadiah

Minggu, 13 Juni 2021 | 11:13:26 WIB

()

JAMBIONE.COM -Nenek Tawen (86) warga Desa Kalimas, Randudongkal, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah viral usai videonya dengan narasi sering dicaci anaknya beredar di media sosial. Tidak sedikit warga yang bersimpati pada Mbah Tawen dan memberikan hadiah kepadanya.

Gerakan penggalangan dana juga digelar oleh netizen untuk Mbah Tawen. Dalam waktu cukup singkat, Mbah Tawen mendapatkan donasi dari banyak warga di sosial media, termasuk para TikTokers.

"Alhamdulillah, Nenek kami ini mendapatkan simpati dari saudara-saudara kita di sosial media, TikTokers juga," kata Kepala Desa Kalimas, Mujiono, kepada detikcom, Minggu (13/06).

"Kebetulan ada yang mendesak dari warga sosial media untuk melakukan donasi ke Nenek Tawen, yang dikoordinasikan oleh salah satu warga kami," lanjut dia.

Mujiono mengungkap donasi yang terkumpul sudah mencapai Rp 1,785 juta. Uang itu kemudian dibelikan sejumlah barang untuk Mbah Tawen di antaranya kasu busa, alat penanak nasi, dan sembako. Sisanya sebanyak Rp 500 ribu diberikan secara tunai kepada Mbah Tawen.

"Saya ucapkan terimakasih banyak pada para warga di sosial media, yang bersimpatik pada salah satu warga kami melalui donasi di sosial media. Alhamdulillah, semoga menjadi amalan semuanya," kata Mujiono.

Mujiono mengungkap donasi yang terkumpul sudah mencapai Rp 1,785 juta. Uang itu kemudian dibelikan sejumlah barang untuk Mbah Tawen di antaranya kasu busa, alat penanak nasi, dan sembako. Sisanya sebanyak Rp 500 ribu diberikan secara tunai kepada Mbah Tawen.

"Saya ucapkan terimakasih banyak pada para warga di sosial media, yang bersimpatik pada salah satu warga kami melalui donasi di sosial media. Alhamdulillah, semoga menjadi amalan semuanya," kata Mujiono.

Mujiono mengungkap Mbah Tawen selama ini memilih memasak dengan kayu bakar.

"Sebetulnya gas melon ada. Namun nenek lebih suka memasak dengan kayu. Nanti kita ajarin menanak nasi dengan alat ini. Demikian juga dengan gas melon, agar nenek tidak mudah capek dan letih," tuturnya.

Diwawancara dalam kesempatan yang sama, Mbah Tawen menyampaikan terima kasih atas bantuan dan hadiah yang dia terima.

"Maturnuwun donya-akhirat, maturnuwun (terimakasih banyak di dunia akhirat, terimakasih)," kata Nenek Tawen, saat menerima pemberian hadiah dari warga di sosial media tersebut.

Mujiono menambahkan, tidak sedikit warga yang juga mendatangi langsung Mbah Tawen untuk memberikan bantuan.

"Senang neneknya. Pertama, pada Jumat malam itu, diberi uang sama Pak Kapolsek untuk membeli sembako. Ini ditambah hadiah lagi dari warga sosial media," kata Mujiono.

"Ya ini sebagai pelajaran kita semua. Pesan moralnya, kita harus dan wajib sayangi orangtua, jangan mengumpat walau satu kali saja. Terimakasih, semuanya yang mengikuti cerita Nenek Tawen ini," ucap Mujiono.(*)

Sumber: detikcom





BERITA BERIKUTNYA
loading...